Danau Matano merupakan sebuah danau tektonik purba yang letaknya di dekat Kawasan Tambang Vale, menampung puluhan ribu meter kubik air yang dialirkan dari sungai-sungai di pegunungan Verbek. Sebagian di antaranya adalah air hasil limpasan tambang PT Vale. Tapi air Danau Matano tetap jernih, habitat hewan air yang hidup di dalamnya juga terjaga.
Danau dengan luas 164,1 km persegi ini tetap menjadi destinasi wisata air tawar terbaik di Sulawesi. Traveler bisa melakukan snorkeling, dan melihat ikan-ikan dan udang endemik yang spesiesnya cuma ada di situ. Kedalamannya yang mencapai 590 meter membuat Matano adalah danau terdalam di Asia Tenggara.
“Ini airnya sejak saya masih kecil sampai sekarang, jernih. Kalau menyelam, banyak ikan-ikan endemik di sana,” ujar Rahman (45 tahun), seorang warga Sorowako saat ditemui di Pantai Ide, di kawasan pesisir Danau Matano, Agustus lalu.
Untuk lebih meyakinkan tentang air yang mengalir ke Danau Matano itu, ada ukuran yang bisa jadi acuan. “Standar baku mutu air mengalir dari limpasan tambang Vale itu, khusus untuk kadar TTS (Total Suspended Solid) 200 PPM (parts per million), sedangkan chrome hexavalen 0,01 PPM,” ujar Manager Mine PT Vale Indonesia Rizal Baslang. Angka-angka itu sudah di atas standar yang ditetapkan pemerintah.
TTS dan Chrome Hexavalent itu adalah dua dari sebelas parameter yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengukur standar baku mutu air yang dikeluarkan sebuah industri. Kadar TTS bentuknya padat, bisa saja kelihatan dari air yang keruh. Tetapi Chrome Hexavalent, adalah racun yang tidak kasat mata. Tapi bisa disaring oleh fasilitas canggih PT Vale.
- PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk Generasi Penggerak Keberlanjutan di Lutim
- PT Vale Deklarasikan Program Sekolah Bersinar, Wujudkan Lingkungan Belajar Bebas Narkotika
- PT Vale Gelar Service Excellence Improvement Program untuk Mutu Layanan Kesehatan Masyarakat Morowali
- Pangdam XIV Hasanuddin Kunjungi Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa, Perkuat Sinergi
- PT Vale Indonesia Masuk Daftar 15 Perusahaan Pertambangan Berisiko Terendah di Dunia
Ya, Vale punya fasilitas khusus bernama Lamella Gravity Settler (LGS). Ini adalah fasilitas penyaringan air yang terbaik dan mahal. Mengadopsi unit treatment yang biasa digunakan PDAM, dan dikelola oleh tim ahli di bidang hidrologi. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengklaim ini adalah fasilitas penyaringan air pertama yang terpasang di lokasi tambang.

Fasilitas ini dibangun Vale atas kerja sama BPPT. Dibangun dengan biaya USD 3,2 juta atau sekitar Rp40 triliun pada 2014. Vale bahkan mengeluarkan USD 1 juta per tahun untuk mengoperasikan fasilitas ini.
Fasilitas dengan biaya mahal inilah yang membuat air limpasan tambang PT Vale selalu memenuhi standar baku mutu. LGS ini bekerja dengan mengendapkan kandungan-kandungan air limpasan tambang yang berbahaya untuk masyarakat. LGS mengelola seratus kolam-kolam sedimen yang tersambung dengan sekitar 200 sediment pond di sekitar kawasan Blok Sorowako-Petea. Jika Anda berkeliling di sekitar area Blok Sorowako, dan melihat banyak kolam-kolam mirip tambak ikan, begitulah model sediment pond.
Zulkifli Halim, Mahasiswa Unhas asal Malili, Luwu Timur, dalam diskusi terkait Kontrak Tambang PT Vale di Kampus Unhas yang digelar pada 23 September lalu, mengungkapkan harapannya agar Vale bisa terus berkontribusi memajukan Danau Matano yang jernih sebagai kebanggaan masyarakat Sulawesi, dan memberi nilai ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat.
“Kita berharap Vale bisa kita minta kontribusinya untuk memajukan Danau Matano itu. dan juga kalau bisa menjadi kebanggaan Indonesia Timur seperti Danau Toba di Sumatera,” ungkap dia. Menurut mahasiswa yang besar di Lutim itu, Vale menjadi harapan karena saat masih bersekolah dan jadi pengurus OSIS, dirinya merasakan perhatian yang lebih besar diberikan Vale terhadap pendidikan. Kontribusi perusahaan itu bahkan lebih besar dari pemerintah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
