Terkini.id, Jakarta – Vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi lonjakan penularan Covid-19. Dengan begitu, seluruh masyarakat diimbau untuk melakukan vaksinasi sesuai dosis yang ada, termasuk para ASN.
Namun, tak sesuai realita, sampai saat ini masih banyak pihak yang belum mau melakukan vaksinasi sesuai dengan anjuran pemerintah karena takut dengan dampak buruknya.
Ada cara unik yang dilakukan oleh sosok Bupati Maluku Tengah, Tuasik Abua untuk mendorong para ASN agar segera melakukan vaksinasi.
Meski terbilang pro kontra, ia mengancam akan menahan gaji dan tunjangan ASN dan perangkat desa yang hingga kini belum juga mengikuti vaksinasi Covid-19.
“Saya akan tindak tegas, bagi para ASN yang belum divaksin itu tidak boleh bayar gaji mereka,” ucap Abua dilansir Kompas, Minggu, 28 November 2021.
- Luhut Binsar Pandjaitan Angkat Bicara Soal Pencabutan PPKM
- Gelar Workshop Pencegahan Penyakit Ruminansia, Mahasiswa Polbangtan Kementan Siap Atasi PMK
- Berikut Jenis Vaksin Aman Buat Ibu Menyusui
- Kementerian Pertanian Gelar Pelatihan Cegah PMK
- Ahli: Australia dan Singapura Tidak Melakukan Screening Vaksin Covid-19
Ia menuturkan, seharusnya ASN menjadi teladan bagi masyarakat dalam mewujudkan program vaksinasi di daerah.
Dengan begitu, ia menegaskan, tidak akan memberikan toleransi kepada para ASN yang belum juga melakukan vaksin.
“Tadi saya sudah sampaikan secara tegas, ASN belum divaksin tahan gaji mereka,” tuturnya.
“Ini kan sudah perintah. Salah satu contoh kita mau naik pesawat saja harus vaksin, itu artinya kita harus patuhi aturan pemerintah,” tegasnya.
Tak terkecuali perangkat desa, Abua juga meminta mereka agar segera mengikuti program vaksinasi.
Apabila ketahuan belum vaksin, maka Abua juga memberikan sanksi yakni penahanan tunjangan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
