Makassar Terkini
Masuk

Netizen ini Singgung Polri, Sebut Masih Terus Menipu dan Lindungi Konsorsium Judi Polri

Terkini.id, Jakarta – Belakangan ini Polri ramai diperbincangkan publik usai mencuatnya kasus penembakan Brigadir J. Publik pun banyak disuguhkan isu-isu panas seputar anggota Polri yang dinilai melenceng.

Sama halnya dengan pengguna media sosial dengan akun Ganti2Nama yang dengan blak-blakan menyinggung Polri. Dia mengatakan jika Polri masih terus menipu hingga dugaan melindungi judi Polri.

Menurutnya, Polri pura-pura menjaga perasaan padahal dibalik itu ada upaya melindungi konsorsium judi Polri.

Selain mengatakan dugaan Polri melindungi konsorsium judi, akun Ganti2Nama juga menyingnggung mengenai kartel narkoba Polri dan aneka kebohongn Polri.

“Polri masih terus menipu, pura-pura jaga perasaan padahal mau melindungi kejahatan konsorsium judi Polri, kartel narkoba Polri, aneka kebohongan Polri !”, kata akun Ganti2Nama, dikutip dari cuitannya, Sabtu 13 Agustus 2022.

Selain itu, dia juga menyinggung mengenai Timsus yang dibentuk Ferdy Sambo untuk menangani tragedi KM 50.

Menurutnya, Hendra Kurniawan yang pernah jadi ketua Timsus yang dibentuk Ferdy sambo ternyata ke duanya terlibat dalam drama kematian Brigadir J.

“Sambo bentuk Timsus KM 50 Hendra jadi ketua Timsus #KM50 ternyata Sambo dan Hendra terlibat drama Brigpol Josua yang penuh fitnah dan kebohongan”, kata akun Ganti2Nama.

Dia mengatakan masyarakat sangat yakin Sambo dan Hendra juga membantu Fadil Imran serta Dudung Abdurrachman untuk membuat skenario drama KM 50.

“Masyarakat sangat yakin Sambo dan Hendra bantu Fadil Imran dan Dudung buat bikin drama bohong KM 50”, ujarnya.

Akun Ganti2Nama lantas meminta Presiden Jokowi untuk memperhatikan kasus ini dan meminta Kapolri juga mengusut kembali tragedy KM 50.

“Jokowi jangan pura-pura budge Kapolri jangan pura-pura bego usut kembali tragedy KM 50”, kata akun Ganti2Nama.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ditemukan tanggapan dari pihak Polri mengenai singgungan akun Ganti2Nama terhadap institusi Polri.