Masuk

Netizen Puji Keberanian Rakyat Sri Lanka Tangkap dan Pukul Pejabat Koruptor: Keren! Kapan Giliran Raja Tipu?

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Netizen Indonesia dalam menanggapi situasi mencekam di Sri Lanka, melontarkan pujian untuk keberanian rakyat Sri Lanka menangkap dan memukuli pejabat yang koruptor.

Netizen Dr.Sultan Matahari 1912 @Matahari_1912, di media sosial Twitter membagikan sebuah video yang memperlihatkan dua pejabat Sri Lanka diamuk massa, yang dilihat pada, Selasa 12 Juli 2022.

Dalam unggahannya, netizen ini lantaran menyebut rakyat Sri Lanka keren karena memburu para pejabat koruptor.

Baca Juga: Dampak Sri Lanka Bangkrut, Wanita Barter Hubungan Seks Dengan Makanan

“SRI LANKA: Keren..! Presdien Sri Lanka RAJA PAKSA Kabur Keluar Negeri, Massa Memburu & Menangkap Menteri, Pejabat, Aparat & Anggota Parlemen Sri Lanka, lalu diikat di tiang & di GEBUKI Massa”, kata netizen Dr.Sultan Matahari.

Penyebab dari amukan mass aini diketahui karena Sri Lanka telah mengalami krisis dan kebangkrutan, sehingga massa Sri Lanka pun menyalurkan amarahnya dengan mengadili para pejabat yang dinilai telag membuat negara terjun bebas ke jurang krisis.

Selain itu, utang besar-besaran ke negara China pun diketahui menjadi penyebab Sri Lanka bangkrut, belum lagi maraknya korupsi yang terjadi.

Baca Juga: Singgung Kejadian Sri Lanka, Netizen Ini Provokasi Rakyat Duduki DPR

“Akibat terlilit hutang China & Dikorupsi, Keren..!. Kapan giliran RajaTipu?”, kata Dr.Sultan Matahari menambahkan.

Dari video yang diunggah Dr.Sultan Matahari, nampak dua orang diikat di sebuah tiang lalu digebuki massa berkali-kali sebagai pelampiasan kekecewaan atas apa yang terjadi di Sri Lanka.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Dr.Sultan, kedua orang dalam video itu adalah pejabat koruptor Sri Lanka.

Dr.Sultan Matahari kemudian mengingatkan kepada pejabat lain untuk berhati-hati dan jangan sok berkuasa dan memusuhi rakyat.

Baca Juga: Perbedaan Pandangan Antara Luhut dan Megawati Mengenai Dampak Sri Lanka Bangkrut, Kertaning Naga: RI 1 Aja Seloww

Menurutnya, jabatan tidak ada artinya jika berujung seperti yang dialami oleh pejabat Sri Lanka yang diamuk massa.

“PELAJARAN Berharga u/oknum “Pejabat, Aparat & Parlemen” di Negeri Pembohong. Jangan sok berkuasa, sok berani, sok pintar, sok cerdas, sok bisa & sok memusuhi rakyat. Apalah arti jabatan & kekuasaan jika akhirnya di Gebukin Rakyat dan Mati Terhina”, ujarnya.