Masuk

Dewa Kipas Disebut Panik karena Aturan Lawan Irene Mendadak Diubah, Netizen: Halah, Banyak Alasan

Komentar
DPRD Kota Makassar

Terkini.id, Jakarta – Ali Akbar, anak Dadang Subur atau dikenal dengan Dewa Kipas menyatakan bahwa ada perubahan peraturan mendadak dalam duel ayahnya melawan Irene Kharisma Sukandar di Podcast Deddy Corbuzier.

Lebih lanjut, Ali menyebut bahwa Percasi lah yang menginginkan pertandingan tersebut berlangsung dengan format 10 menit dalam empat babak.

Padahal, Ali menyebut bahwa Dadang Subur ingin partai bebas tanpa terikat jam.

Baca Juga: Netizen Puji Keberanian Rakyat Sri Lanka Tangkap dan Pukul Pejabat Koruptor: Keren! Kapan Giliran Raja Tipu?

“Iya, sudah persetujuan dengan pihak Deddy buat main partai dan baru berubah 10 menit sebelum live. Tahu-tahu lawan Mbak Irene 10 menit 4 babak pula,” kata Ali, dilansir dari CNN Indonesia pada Selasa, 23 Maret 2021 

Ali mengklaim bahwa perubahan itulah yang membuat Dadang Subur panik dan tidak dapat bermain maksimal.

“Bapak langsung panik. Langsung down banget,” katanya.

Baca Juga: Megawati Khawatirkan Kondisi Indonesia Jika Ia Uda Nggak Ada, Netizen: Mungkin Membaik Kondisinya Malah

Pembelaan Ali pun banyak mendapat komentar negatif dari netizen.

Salah satu kumpulan komentar dapat dilihat di bawah kolom komentar Twitter @CNNIndonesia pada Selasa, 23 Maret 2021.

Beberapa berpendapat bahaa Ali sebagai anak lah yang justru memperkeruh suasana.

“Nih gw yakin sebenernya si anak doang yang nyari masalah duluan. Nah bapaknya yang nyelesaiin perkara. kasian amat Pak Dadang,” kata @RezkyEfendi.

Baca Juga: Media Swiss Soroti Aksi Netizen Indonesia yang Tinggalkan Review Buruk Untuk Sungai Aare

“Hallah Ali Akbar ini banyak alasan si Dewa udah fair kok. Coba kamu aja yang tanding, kasian bapak mu udah nanggung malu nak,” kata @maximbahiri.

Ada pula yang menilai bahwa Ali bersikap srolah jadi korban padahal level permainan Irene dan Dewa Kipas memang jauh.

“Sudahlah. Mau diapain juga levelmu jaaauuuh di bawahnya,”  tulis @anovaway.

“Ngeri deh kalo udah ada yg playing victim…” kata @dedysetia_one23.

Untuk diketahui, dalam duel catur kemarin, Irene berhasil mengalahkan Dadang dengan skor 3-0.

Seharusnya, permainan berlangsung dalam empat babak, namun kemenangan berturut Irene membuat Dadang menyerah.

Setelah pertandingan selesai, Dadang mengatakan bahwa ia tidak punya peluang menang karena tidak biasa bermain dengan sustem 10 menit.

“Bagus Mbak Irene. pertahanannya sangat kokoh. Saya tidak punya peluang sama sekali. Dan saya karena main 10 menit enggak biasa. Saya juga enggak tahan dengan pendek sehingga banyak blunder,” katanya.

Untuk diingat, duel tersebut adalah buntut dari kegaduhan soal Dewa Kipas yang akunnya diblokir Chess.com setelah dianggap curang melawan GothamChess.

Ali Akbar lah yang mengunggah cerita tersebut ke media sosial dan kemudian mendapat banyak simpati serta dukungan netizen.

Bahkan, Irene yang ikut mengomentari kasus tersebut malah jadi ikut jadi sasaran hujat netizen.