Ngabalin Sebut Warga Negara Kelas Kambing, Netizen: Penjilat Kelas Anjing Dulunya Mencaci, Sekarang Memuji

Terkini.id, Jakarta – Netizen ramai mengomentari cuitan Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut “warga negara kelas kambing”.

Beberapa netizen menyindir balik bahwa Ngabalin adalah “penjilat kelas anjing” yang dulunya juga mencaci Presiden Jokowi, namun kini memuji-muji.

Adapun sebutan “warga negara kelas kambing” itu ditujukan Ngabalin kepada orang yang ia nilai menghina Kepada Negara.

Baca Juga: Jokowi Sebut Ahok Salah Satu Calon Pemimpin IKN, Ngabalin: Kenapa...

Dalam hal ini, Ngabalin khususnya mengatakan hal itu kepada pelukis mural “404: Not Found” yang sempat viral dan diperdebatkan.

Menurut Ngabalin, pelukis mural itu dapat dikenakan penghinaan di Kitab Umum Hukum Pidanan (KUHP) pasal 310 ayat 2.

Baca Juga: Jika Ahok Jadi Kepala Otorita IKN, Ngabalin: Ahlan Wa Sahlan...

“Tapi ada pengamat berwatak kadal kadrun bilang ini kebebasan berekspresi. OMG,” katanya melalui akun Twitter AliNgabalinNew pada Senin, 16 Agustus 2021.

“Hanya warga negara kelas kambing yang tidak punya peradaban, menghina Kepala Negara,” tambahnya.

Kata-kata Ngabalin itulah yang kemudian disoroti oleh netizen. Berikut beberapa komentar yang dikumpulkan Terkini.id:

Baca Juga: Jika Ahok Jadi Kepala Otorita IKN, Ngabalin: Ahlan Wa Sahlan...

“Hanya penjilat kelas anjing yang dulunya mencaci sekarang memuji. Hanya penjilat kelas anjing yang dulunya mencela sekarang memuja. Hanya penjilat kelas anjing yang dulunya menghina sekarang menyembah,” kata Hendra_arza.

Netizen itu membagikan video lama Ngabalin yang sedang berbicara di depan publik dalam rangka mengkampanyekan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Dalam video itu, Ngabalin mengatakan negara ini harus dipimpin oleh orang yang kuat, bukan orang yang kurang gizi.

“Kelas kambing paling tidak kambing tidak pernah mengeluarkan lidahnya untuk menjilat dan kambing juga tidak pernah menggonggong layaknya kelas anjing,” kata Yao_RudyWidodo.

“Muncungmu dulu pernah menghina Jokowi juga, Lin,” kata Adipribadiadang.

Bagikan