Ngaku Suka Memaafkan Para Penghinanya, Habib Bahar: Saya Cucu Nabi, Kami Diajari Sifat Tersebut

Terkini.id, Jakarta – Habib Bahar bin Smith mengaku dirinya tak pernah mempermasalahkan pihak yang sering menghina serta mencaci-maki dirinya.

Hal ini diungkapkan Habib Bahar saat menjalani sidang perkara kasus penganiyaan yang melibatkan dirinya di sidang virtual di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa 18 Mei 2021.

Mengutip dari Hops, Habib Bahar memberikan contoh kasus dimana ada seseorang yang menghinanya justru dimaafkan olehnya.

Baca Juga: Tantang Habib Bahar Adu Jotos di Ring MMA, Pablo Benua:...

“Dia hina saya, kemudian dilaporkan. Saya bikin surat yang mulia, saya mohon kepada majelis hakim Singkawang untuk membebaskan yang sudah menghina saya.” ujar Habib Bahar, dikutip oleh terkini.id dari Hops.

Tak hanya itu, ia juga menceritakan contoh kasus seorang wanita yang menghinanya.

Baca Juga: Habis ‘Dihajar’ oleh Habib Bahar, Ryan Jombang Sempat Muntah Darah

“Dia dilaporkan karena menghina saya di media sosial. Akhirnya saya bikin surat pernyataan bahwasannya saya tidak rela atau tidak rida kalau wanita itu ditahan,” jelasnya.

Kemudian, kata Habib Bahar, perempuan yang dimaksud kemudian dibebaskan usai permintaannya tersebut.

Habib Bahar mengaku kedua kasus tersebut hanya bagian dari banyaknya kasus penghinaan terhadapnya.

Baca Juga: Habis ‘Dihajar’ oleh Habib Bahar, Ryan Jombang Sempat Muntah Darah

“Banyak lagi orang yang menghina saya, yang mau diburu sama anak saya, saya yang marah,” lanjutnya.

Habib Bahar kemudian mengaku bahwa sifat memaafkannya tersebut berasal dari pelajaran yang ia ambil dari kakeknya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku bahwasanya dirinya merupakan cucu ke-29 Nabi Muhammad SAW.

“Tapi kalau pribadi saya dihina dan dicaci, insya Allah kakek kami mengajarkan itu. Kakek kami mengajarkan itu, saya cucu Nabi Muhammad ke-29,” klaim Habib Bahar.

Habib Bahar juga menjelaskan perihal sifat teladan yang ia pelajari dari Nabi Muhammad.

“Nabi Muhammad, beliau masalah pribadi, beliau dihina dan dicaci dimaki dan dilempari kotoran unta, beliau diam. Tetapi kalau selain daripada urusan pribadi, beliau tidak pernah diam,” ujarnya.

Semua hal yang disebutkan di atas, disampaikan Habib Bahar dalam rangka menanggapi pernyataan majelis hakim kepadanya.

Bagikan