Ngeri! Dokter Bedah Salah Amputasi Kaki Pasien Akui Tindakan ‘Human Error’

Ngeri! Dokter Bedah Salah Amputasi Kaki Pasien Akui Tindakan ‘Human Error’

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Seorang Dokter Bedah salah mengamputasi kaki pasien laku-laki lanjut usia, Pengadilan Austria pun menjatuhkan hukuman denda senilai 2.700 euro atau setara Rp 43 juta.

Juru bicara pengadilan Kota Linz Austria, mengatakan bahwa ahli bedah itu mengakui tindakannya sebagai “human error“.

Hakim pun memutuskan dia bersalah karena kelalaian berat dan memberi hukuman denda €2.700 atau Rp 51 juta, dengan setengah nominal ditangguhkan. Terdakwa itu masih bisa mengajukan banding atas keputusan pengadilan ini.

Sementara itu, pasien meninggal dunia sebelum perkaranya sampai ke meja hijau. Pengadilan lantas memberikan €5,000 atau Rp 90 juta ditambah bunga sebagai ganti rugi untuk janda pasien.

Ahli bedah itu mengamputasi kaki yang salah saat mengoperasi pasien berusia 82 tahun di Kota Freistadt pada Mei lalu. Ia baru menyadari kesalahan tersebut dua hari setelah operasi. Dilansir dari CNN. Jumat, 3 November 2021.

Baca Juga

Ia mengatakan bahwa ada kesalahan dalam rantai kendali di ruang operasi. Usai insiden itu, dia pindah ke klinik lain.

Kasus tersebut bermula saat pasien datang ke klinik di Kota Freistadt, Mei lalu. Kaki sang pasien harus diamputasi namun belakangan terungkap dokter bedah menandai kaki yang keliru.

Kesalahan disadari pasien saat pergantian perban sesudah operasi. Oleh pihak rumah sakit, dia diberitahu bahwa kaki kirinya juga harus diamputasi.

Saat itu, pihak rumah sakit mengatakan insiden tersebut terjadi “serangkaian kejadian yang malang”. Direktur rumah sakit lantas menyampaikan permohonan maaf kepada publik dalam konferensi pers.

Dalam sidang di pengadilan, dokter bedah mengaku ada kekeliruan pada rantai komando di ruang operasi.

Ketika ditanya mengapa dia menandai kaki kanan, alih-alih-alih kaki kiri, dia mengatakan “Saya benar-benar tidak tahu”.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.