Sindiran Pedas Nicho ke Jokowi: Harga-Harga Pada Naik, Namun Sangat Berhasil Turunkan Harga Diri Bangsa

Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi menanggapi berita soal Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang kedatangannya tidak disambut oleh para pejabat saat berkunjung ke Amerika Serikat (AS).

Nicho Silalahi menyindir bahwa di era Jokowi, harga-harga kebutuhan pokok banyak naik. Namun, Jokowi berhasil menurunkan harga diri bangsa.

“Di era Jokowi harga-harga pada naik seperti minyak goreng, BBM, TDL, gas, pajak, sembako All,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya Sabtu, 14 Mei 2022.

Baca Juga: Luhut Bantah Disebut Menteri Segala Macam, Nicho Silalahi: Dia Menteri...

“Namun era jokowi sangat berhasil dalam menurunkan harga diri bangsa. Hebatnya lagi Jokowi berhasil menciptakan lapangan kerja buat rakyat China. Ada yang bisa bantah?” lanjutnya.

Bersama pernyataannya, Nicho Silalahi membagikan berita berjudul “Kedatangan Jokowi Dicueki Pejabat AS, Perdana Menteri Singapura Disambut Joe Biden”.

Baca Juga: Atap Tribun Formula E Roboh, Chusnul: Untung yang Punya Acara...

Sebagai informasi, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengklarifikasi kabar soal Presiden Jokowi tak disambut oleh pejabat tinggi Amerika Serikat saat tiba di Ibu Kota Washington D.C pada Selasa, 11 Mei 2022, malam waktu setempat.

Juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah menjelaskan mengatakan kunjungan Jokowi ke Washington D.C kali ini adalah untuk menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi pemimpin negara ASEAN-AS.

Oleh karena itulah, penyambutan khusus terhadap kedatangan Presiden Jokowi tidak terasa.

Baca Juga: Atap Tribun Formula E Roboh, Chusnul: Untung yang Punya Acara...

“Kunjungan Presiden RI ke Washington DC bukan kunjungan bilateral, namun dalam rangka hadiri ASEAN-US Special Summit,” kata Faizasyah pada Rabu, 12 Mei 2022.

Faizasyah pun menyayangkan sejumlah pemberitaan yang melaporkan Jokowi tak disambut pejabat AS saat tiba di Washington D.C.

“Sangat disayangkan mengambil kesimpulan tanpa paham situasi sebenarnya,” katnya.

Untuk diketahui, dalam protokoler, kunjungan pejabat bukan bilateral (seperti menghadiri konferensi dan pertemuan) memang tidak disertai penyambutan khusus dari negara tuan rumah.

Meski begitu, tamu negara tetap mendapat pengamanan sebagaimana mestinya.

Sebagaimana diberitakan Sekretariat Kabinet RI, Presiden Jokowi dan istrinya, Iriana, disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk AS, Rosan Roeslani, saat tiba di Amerika Serikat.

Setelah menempuh kurang lebih 24 jam penerbangan dari Jakarta dengan transit di Amsterdam, Belanda, pesawat Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GIA-1 yang ditumpangi Jokowi mendarat di bandara militer Amerika Serikat, Pangkalan Militer Andrews.

Diketahui, Presiden Jokowi bakal mengikuti agenda kunjungan kerja sejak Rabu, 11 Mei 2022 hingga Jumat, 13 Mei 2022.

Bersama pemimpin ASEAN lainnya, Presiden Jokowi akan berpartisipasi dalam rangkaian pertemuan KTT Khusus ASEAN-AS atau ASEAN-US Special Summit (AUSS) selama dua hari.

Rangkaian pertemuan tersebut antara lain, pertemuan dengan anggota Kongres, pertemuan dengan para CEOs besar Amerika, pertemuan dengan Wapres AS Kamala Harris dan Tim Perubahan Iklim AS, dan pertemuan Tingkat Tinggi Pemimpin ASEAN dan Presiden Biden.

Bagikan