Nilai Sidang Habib Rizieq Layaknya Dagelan, Rizal Ramli: Tapi Gak Lucu

Nilai Sidang Habib Rizieq Layaknya Dagelan, Rizal Ramli: Tapi Gak Lucu

Sukma A
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ekonom senior Rizal Ramli mengomentari perihal sidang kasus kerumunan yang menjerat Habib Rizieq Shihab (HRS).

Rizal Ramli menyoroti Majelis Hakim yang tak menghadirkan terdakwa secara langsung di ruangan sidang melainkan secara virtual.

“Menurut saya, lakukanlah secara fair. Karena kalau gak, jadi dagelan di seluruh dunia. Kok bisa ada pengadilan terdakwanya gak ada. Terus pembelanya gak ada, lawyer-nya gak ada, penontonnya kagak ada,” ujar Rizal Ramli saat berbincang dengan Neno Warisman, dikutip dari Rmol, Senin, 5 April 2021.

Rizal Ramli menilai, tak hadirnya Habib Rizieq dalam sidang merupakan tindakan pengadilan yang hanya ingin mengikuti penguasa.

“Hakimnya, betul-betul tunduk sama kekuasaan. (Habib Rizieq) Gak boleh hadir, hanya boleh online, pengacara dan penonton juga enggak boleh masuk,” ujar Rizal Ramli.

Baca Juga

Persidangan itu layaknya dagelan, kata Rizal Ramli yang menanggap hukum di Indonesia memprihatinkan.

“Jadi kelihatan sekali kaya dagelan gitu. Istilah bahasa saya, how low can you go, segitu rendahnya kah pengadilan Indonesia? Sehingga tunduk dengan maunya yang kuasa,” tutur Rizal.

Dengan tidak adanya Habib Rizieq secara langsung di persidangan, Rizal menilai bahwa hal tersebut mencerminkan pengadilan di Indonesia tidak independen.

Hal itu dinilai miris oleh Rizal Ramli, ia mengatakan sebaiknya hakim itu berwibawa.

“Harusnya malu, hakim itu tinggi sekali, berwibawa, sumpahnya sama Tuhan. kalau begitu kaya sirkus yang enggak lucu. Ngapain ngadain sidang pengadilan, hukum saja (habib Rizieq tanpa peradilan) jadi ketahuan,” ujar Rizal Ramli.

“Kita nyaris sama dengan negara otoriter dan negara komunis, bisa menghukum orang seenaknya,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.