Novel Baswedan Dipecat, Said Didu Singgung Kolaborasi Penguasa dan Perampok: Atau Sudah Ikut Merampok

Novel Baswedan Dipecat, Said Didu Singgung Kolaborasi Penguasa dan Perampok: Atau Sudah Ikut Merampok

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kabar pemecatan alias penonaktifan penyidik senior Novel Baswedan bersama 74 orang lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai banyak pro kontra. 

Ada yang setuju dengan tindakan pemecatan tegas itu, ada pula yang justru beropini bahwa hal tersebut merupakan bagian dari rencana yang memang disengaja untuk menyingkirkan orang-orang berkompeten seperti Novel.

Seperti diketahui, Novel Baswedan pun secara langsung pernah berujar bahwa ada upaya untuk menyingkirkan orang-orang berintegritas dari KPK. 

“Upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan,” tutur Novel dalam keterangan tertulis pada Selasa, 4 Mei 2021, dikutip terkini.id.

Kala itu, Novel mengaku sudah mendengar upaya pemecatan dirinya dan ia kontan menuding rencana tersebut dibuat oleh pimpinan KPK.

Baca Juga

Kendati demikian, mantan Kasat Reskrim Polres Bengkulu itu tidak memerinci komisioner KPK yang menginginkan pemecatannya, meski turut menyesalkan upaya pemecatan tersebut. 

“Bila informasi tersebut benar, tentu saya terkejut. Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh pimpinan KPK sendiri,” sambung Novel. 

Kini kabar tersebut rupanya menjadi kenyataan dan Novel Baswedan bersama 74 pegawai KPK lainnya diinformasikan telah resmi dinonaktifkan. 

Nah, menanggapi hal tersebut, mantan sekretaris menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu, pun buka suara.

Berdasarkan pantauan terkini.id, Said Didu tampak menyayangkan pemecatan terhadap Novel Baswedan. 

Ia bahkan berkicau perihal hubungan pemecatan tersebut dengan kolaborasi pemerintah dan perampok. 

“Jika penguasa sdh berkolaborasi dg perampok atau sdh ikut merampok, maka pekerjaan pertama yg dilakukan adalah memberhentikan orang yg anti perampok,” tulis Said Didu tampak curiga.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.