Oknum Berseragam Militer Paksa Bocah Mengaku Curi Ponsel: Jika Tidak, Saya Terus Disiksa

Oknum Berseragam Militer Paksa Bocah Mengaku Curi Ponsel: Jika Tidak, Saya Terus Disiksa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seorang bocah berinisial PS (13 tahun) di Kabupaten Rote Ndao, NTT mengaku disiksa dan dibakar oleh seorang oknum berseragam militer lantaran dituduh mencuri ponsel.

Bocah tersebut mengaku dipaksa oknum berseragam militer itu untuk mengakui perbuatan mencuri ponsel. Jika tidak, kata PS, maka ia akan terus disiksa bahkan dibakar.

PS mengaku jika kemaluannya dibakar menggunakan lilin oleh oknum tersebut. Lantaran penganiayaan itu, bocah tersebut dilarikan ke rumah sakit.

Tak hanya itu, korban juga mengaku bahwa punggungnya disulut pakai bara rokok oleh oknum berseragam militer tersebut.

Ia pun mengaku dipaksa oleh sang oknum untuk mengakui perbuatan pencurian ponsel. Jika tidak, maka dia akan terus disiksa dan dibakar.

“Saya terpaksa mengakui perbuatan pencurian ponsel. Kalau tidak terus disiksa dan saya dibakar,” ujar PS, Senin 23 Agustus 2021 seperti dikutip dari Indozone.

Akibat perbuatan sang oknum berseragam militer itu, korban mengalami trauma dan sekujur tubuhnya banyak luka lecet dan memar.

Selain itu, di sekujur punggung bocah tersebut juga terdapat  luka bakar akibat penyiksaan yang dilakukan sang oknum berseragam militer itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.