Tangkap Perempuan di Thailand Tanam Ganja, Aksi Polisi Ini Dikecam

Terkini.id, JakartaPornpimol Prakobpol perempuan berusia 56 tahun asal Thailand ini ditangkap polisi karena menanam ganja di rumah. Aksi polisi tersebut mengundang kecaman publik dan berujung skorsing lantaran negera Thailand baru saja melegalkan kepemilikan ganja.

Kejadian tersebut terjadi pada Senin, 30 Mei 2022 ketika empat anggota polisi mendatangi rumah Pornpimol dengan maksud mencari motor hilang. Namun, ditemukan tanaman ganja seberat 20 gram dengan tinggi sekitar 30 cm dan kira-kira 5-6 lembar daun saat mereka masuk ke rumah perempuan itu dilansir dari vice.com.

Aksi polisi yang menangkapan pemilik ganja secara sewenang-wenang telah diberikan ganjaran, Pornpimol sempat dibantu tetangga dekat rumahnya, namun tidak berhasil. 

Baca Juga: Berubah! RSUD menjadi Rumah Sehat oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies...

Setelah perempuan itu mendekam di sel tahanan kantor polisi provinsi Choi Buri semalaman, keesokan harinya ia dibebaskan.

Choo Prakobpol suaminya menuturkan, pasangan tersebut menanam ganja untuk mengobati darah tinggi dan diabetes. Keduanya tak jarang juga menggunakan ganja tersebut sebagai bahan masakan.

Baca Juga: Heboh Kakek Pendemo Diduga Dibawa Paksa, Polisi Dikecam: Aparat Gila!

Aksi penangkapan itu menjadi pemberitaan ramai di Thailand, hingga mendorong penonaktifan keempat polisi dari jabatan mereka untuk sementara. 

Kasus ini ditanggapi Komandan Atthasit Kitjhan, yang mendesak agar polisi tidak terburu-buru saat mendapati orang menanam ganja. 

Atthasit mengatakan, kemungkinan pihak berwajib Thailand belum terbiasa dengan kebijakan terbaru tentang ganja.

Baca Juga: Heboh Kakek Pendemo Diduga Dibawa Paksa, Polisi Dikecam: Aparat Gila!

Thailand melegalkan ganja untuk keperluan medis sekitar bulan Desember 2018. Mulai Kamis, 9 Juni 2022 mendatang negara Thailand mengizinkan kepemilikan ganja. Sementara itu sebelumnya, jika orang kedapatan memiliki ganja terancam penjara lima tahun.

Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnviralkul pada bulan Februari 2021, menandatangani kesepakatan untuk menghapus ganja dari obat-obatan terlarang.

Anutin bahkan pada bulan lalu mengumumkan, akan membagikan tanaman ganja secara gratis begitu larangan dicabut pada Kamis, 9 Juni 2022 mendatang.

Telah banyak juga pelaku usaha yang melakukan gebrakan dengan tanaman ganja. Aplikasi Plook Ganja telah diluncurkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand yang dapat digunakan untuk warga mendaftarkan tanaman ganja mereka di rumah, pembisnis juga memanfaatkan aplikasi ini untuk memperoleh tanaman ganja dan terlebih hal tersebut dapat dipantau oleh pihak berwajib. 

Bagikan