Oknum Wartawan dan LSM Lakukan Pemerasan, Polisi: Segera Laporkan

Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan

Terkini.id – Banyaknya keluhan masyarakat terkait oknum yang melakukan pemerasan dengan modus mengaku wartawan dan LSM. Mereka kerap melakukan aksinya hingga ke pelosok desa.

Menanggapi keluhan tersebut, salah satu forum jurnalis ikut angkat bicara. Salah satunya adalah Forum Jurnalis Selatan (FJS) Bulukumba.

Ketua Forum Jurnalis selatan, Suparman mengatakan aksi yang dilakukan oleh oknum wartawan dan LSM tentu sangat mencederai profesi jurnalis yang bekerja secara profesional berdasarkan kode etik dan UU Pers.

“Kalau memang dia dari media resmi dan jurnalis yang kredibel itu tidak akan meminta uang sepeserpun. Jadi, masyarakat harus bisa membedakan kalau ada oknum yang mengaku wartawan atau LSM, baru ujung ujungnya minta uang itu bukanlah wartawan tapi oknum yang mengaku dan ingin mengambil keuntungan dengan menjual nama wartawan,”jelas Suparman dalam keterangan tertulisnya.

Parman meminta kepada pihak yang merasa dirugikan dengan ulah oknum yang mengatasnaman wartawan ini untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

“Sudah banyak keluhan yang saya dengar, baik dari sejumlah sekolah maupun kepala desa yang katanya kerap kali didatangi oknum yang mengaku wartawan ataukah LSM, kemudian mencari masalah dan akhirnya minta sejumlah uang,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan juga meminta kepada masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan bila ada oknum yang selalu meminta uang atau istilah lain memeras karena tentu saja hal iti tidak dibenarkan.

“Kalau ada masyarakat yang merasa dirugikan segera melapor kita akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Sebelumnya, salah seorang Kepala Desa di Bulukumba yang tidak ingin disebut identitasnya mengaku kerap kali didatangi oknum yang mengatasnamakan wartawan ataupun LSM. Bahkan terkadang oknum tersebut datang berkelompok dan mencari data terkait kegiatan di desa atau pun dana desa yang dikelola.

“Kadang mereka datang setiap sebulan sekali. Katanya LSM ada juga mengaku wartawan. Biasa kalau pulang minta pembeli rokok atau uang bensin,”ujarnya.

Lanjut Kepala Desa tersebut bila oknum tersebut datang memperlihatkan id card atau kartu anggota sehingga pihaknya percaya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini