Omicron Sebabkan 4000 Lebih Pesawat Gagal Terbang

Omicron Sebabkan 4000 Lebih Pesawat Gagal Terbang

R
Fitri Wisneti
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mengawali tahun 2022, dunia penerbangan dunia terpaksa membatalkan 4000 lebih penerbangan.

Dilansir dari Reuters pada hari Selasa, 4 Januari 2022 karena Omicron, sebagian besar penerbangan di AS dibatalkan, juga karena cuaca buruk yang tidak mendukung.

Dikutip dari travel.detik.com pada hari Selasa, 4 Januari 2022 bahwa menurut situs web FlightAware.com secara global, terdapat 11.200 penerbangan yang ditunda.

Maskapai dengan jumlah pembatalan terbanyak ialah SkyWest (SKYW.O) dengan 510 pembatalan dan SouthWest (LUV.N) dengan 419 pembatalan.

Di tahun-tahun biasanya, Natal dan Tahun Baru merupakan puncak dari banyaknya penerbangan, namun karena tajamnya peningkatan kasus Omicron, menyebabkan ribuan pesawat gagal mengudara.

Baca Juga

Bukan hanya karena pembatasan di berbagai negara, namun juga karena pilot dan awak kabin yang harus dikarantina.

Di Amerika Serikat, beberapa agen perusahaan mengurangi layanannya, karena kekurangan staf yang disebabkan oleh virus corona.

Bahkan, juga terjadi pembatalan untuk menambah jumlah karyawan yang bekerja di kantor mulai hari Senin minggu ini.

Meledaknya kembali virus di AS, tercatat dalam perhitungan Reuters sejumlah 346.869 virus corona baru pertama tanggal 1 Januari 2022.

Angka kematian kasus covid-19 di AS meningkat dari 377 menjadi 828.562.

Meningkatnya jumlah kasus covid-19 ditambah dengan varian Omicron, staf karyawan di beberapa maskapai enggan untuk lembur dimasa liburan, walaupun di janjikan akan mendapat insentif yang besar.

Namun staf karyawan kebanyakan tidak mau mengambil resiko dengan virus covid-19, ditambah apabila teddapat penumpang yang sulit diatur.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.