Terkini.id, Makassar – Anak-anak yang bertengkar dengan teman sebaya umum terjadi. Namun, bila orang tua terlibat pada perkelahian anak maka bisa mengarah pada kekerasan anak dan berbuntut panjang di kepolisian.
Baru-baru ini, peristiwa keterlibatan orang tua terhadap perkelahian anak terjadi di Labolong, Desa Mattongeng-Tongeng, Kabupaten Pinrang.
Aura Gawi, kakak dari korban kekerasan, DZ (10) menceritakan awal mula peristiwa kekerasan tersebut. Ia mengatakan hal itu bermula saat adiknya pulang dari Jumatan, pada 5 Februari 2021.
“Sepulang Jumatan dia bermain di dekat sekolah, dekat masjid, lalu bertengkar dengan teman sebayanya yang tinggal di Katteong. Dia ajak adik saya berantem,” kata Aura, Selasa, 9 Februari 2021.
Lantaran kalah berkelahi, anak tersebut pulang mengadu ke orang tuanya (RIS). Lantas orang tuanya datang menyambar adik Aura, DZ.
- Momentum Hardiknas, Universitas Hasanuddin Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi
- Hardiknas 2026, Munafri Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas di Makassar
- Hardiknas 2026, Pemkot Perkuat Komitmen Pendidikan dan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Makassar
- TMMD ke-128, RTLH di Arungkeke Capai 55 Persen, Rumah Tak Layak Berubah Jadi Hunian Layak
- Dirut Pelindo Dorong Layanan Pelabuhan Lebih Aman dan Efisien di Makassar
“Siapa tadi di sini yang pukul anakku?” kata Aura menirukan RIS yang memukul adiknya.
“Saya,” kata adik Aura, setelah itu orang tua tersebut langsung turun dari motor dan membenturkan kepala adiknya ke tembok secara berulang-ulang.
Anak-anak yang menyaksikan peristiwa tersebut, kata Aura, sudah memberi kesaksian di kantor kepolisian setempat.
“Sudah masuk laporan di Polsek Langnga,” kata dia.
Aura melanjutkan bahwa sepulang berkelahi, adiknya, DZ langsung masuk ke kamar dan langsung tidur. Aura mengatakan adiknya menunjukkan gelagat yang aneh.
“Orang rumah tidak ada yang tahu kalau dia sudah berkelahi dan dipukul sama orang tua,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
