Terkini.id, Makassar – Kemarau panjang yang disebabkan oleh fenomena El Nino kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia, khususnya di Kota Makassar. Alhasil, penggunaan berlebihan air tanah ditengarai tidak akan terkendali, yang dapat memiliki dampak serius terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ahli Geologi Universitas Hasanuddin, Adi Maulana mengungkapkan keprihatinannya terkait dampak serius yang ditimbulkan oleh penggunaan berlebihan air tanah selama periode kemarau panjang ini. Fenomena alam ini telah menimbulkan tantangan besar bagi ekosistem dan ketersediaan air.
“Dengan penggunaan air tanah yang berlebihan, lingkungan yang sudah kering akan menjadi lebih kering,” kata Andi Maulana, Selasa, 5 September 2023.
Menurutnya, masalah utama yang muncul jika air tanah terus digunakan terletak pada ketidakseimbangan antara volume air yang tersedia dalam tanah dan volume yang diambil oleh manusia. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan penurunan permukaan tanah.
“Volume air sangat tidak seimbang antara pasokan dan pengambilan. Jika sudah kosong, bagaimana mungkin kita akan terus menggunakannya?” tanyanya.
- Makassar Dilanda Kemarau Panjang, BMKG Imbau Warga Waspada
- Potensi Kemarau Panjang: Danny Pomanto Dorong Penghematan Air dan Konservasi Sumber Air
- Kemarau Panjang, 19 Desa dan Kelurahan Krisis Air Bersih di Jeneponto
- BMKG Prediksi Kemarau Panjang di Sulsel Hingga November 2023
- Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Hari Ini di Makassar, PLN Sebut Akibat Kemarau Panjang
“Penggunaan yang berlebihan akan seringkali mengakibatkan subsidence atau penurunan permukaan tanah,” tambahnya lagi.
Dia juga menekankan perlunya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan air tanah, terutama ketika sumber daya tersebut masih tersedia dalam jumlah yang cukup. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya pengelolaan air tanah yang berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim seperti saat ini.
“Ketika air tanah belum habis, seharusnya penggunaannya dikontrol,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
