Pallu Kaloa 66, Rumah Makan Khas Pallu Kaloa Favorit di Kota Makassar

RM Pallu Kaloa 66, Makassar. Sumber foto dok. MakassarLapar
RM Pallu Kaloa 66, Makassar. Sumber foto dok. MakassarLapar

Terkini.id, Makassar — Haji Wasi, pendiri rumah makan Pallu Kaloa 66. Rumah makan yang khusus menyajikan pallu kaloa. Makanan khas di Sulawesi Selatan.

Mulai berdiri sejak tahun 50-an, kini Pallu Kaloa 66 dikelola oleh generasi ke-3, yakni Haji Wardah, Irma, dan keluarganya.

Awalnya, pallu kaloa Haji Wasi hanya dijual menggunakan gerobak di Jalan Lombok. Sempat juga memiliki warung di Pasar Sentral (sebelum terbakar). Kemudian berpindah ke Jalan Tentara Pelajar, tempat saat ini.

Diakui bahwa salah satu ciri khas dari menu di Warung Pallu Kaloa 66 yaitu kepala ikan masak dan telur ikan, yang diolah khusus.

Sesuai dengan namanya, rumah makan ini mengandalkan hidangan Pallu Kaloa sebagai menu paling favorit.

Menu andalan Pallu Kaloa, khas kota Makassar. Sumber dok. MakassarLapar

Rumah makan ini sangat ramai dikunjungi oleh pegawai dari berbagai kalangan di jam makan siang. Suasananya yang sejuk, serta pelayanan yang ramah menjadikan rumah makan ini sangat nyaman. Serasa menyantap makanan di rumah sendiri.

“Pengunjung banyak yang datang dari pegawai kantoran, bahkan datang jauh-jauh dari Gowa atau perbatasan Makassar-Maros hanya untuk makan siang,” kata Irma.

Orang senang menyantap makanan di Pallu Kaloa 66 karena ciri khas rumah makan ini, yaitu tidak menggunakan santan pada menu makanan andalan mereka.

“Bahkan ada pengunjung yang biasa datang rombongan sampai 50 orang untuk makan di sini,” ungkapnya lagi.

Diakui Irma bahwa rahasia dapur yang juga membuat Pallu Kaloa 66 digemari, yaitu perpaduan seluruh bumbu atau rempah-rempah pilihan dalam olahannya.

Beberapa Menu Makanan Pallu Kaloa 66, Jalan Tentara Pelajar No 66.

“Kita betul-betul menjaga cita rasa yang turun temurun dari kakek. Kita gunakan semua bumbu dalam masakan ini,” ujar Irma, saat dikunjungi di RM Pallu Kaloa 66, Jalan Tentara Pelajar no. 66.

Salah satu tradisi yang mereka jaga untuk mempertahankan usaha adalah konsep kekeluargaan yang diterapkan ke pengunjung. Sejak dulu.

“Pallu Kaloa 66 tidak memiliki cabang, hanya di Jalan Tentara Pelajar Nomor 66,” kata Haji Wardah.

Uniknya lagi tempat ini selain memperlakukan pengunjung seperti keluarga sendiri, Pallu Kaloa 66 tidak buka di bulan suci ramadhan. Dengan alasan, agar mereka dan karyawannya bisa fokus beribadah.

“Selama ramadhan, kita tutup sampai 40 hari. Itu memang amanah dari almarhum kakek. Supaya fokus untuk beribadah dulu dan menghormati yang sedang berpuasa,” jawab mereka berdua.

Warung dengan cita rasa khas hidangan laut ini buka dari jam 9 pagi sampai 10 malam. Hari Senin sampai Sabtu.

Survei dari respon masyarakat terhadap hidangan di Rumah Makan Pallu Kaloa 66 membuat rumah makan ini dinobatkan kembali sebagai pemenang oleh Makassar Most Favourite Culinary Award 2019.

“Enak, apalagi menu telur ikan dan cumi cumi pake racca’ mangga is the best,” tulis akun bernama Desy Natalia yang memberikan bintang 5 untuk RM Pallu Kaloa 66 di ulasan Google.

Telur Ikan Goreng. Sumber foto dok. MakassarLapar.

Tahun 2018 lalu, Makassar Most Favourite Culinary Award juga menobatkan Rumah Makan Pallu Kaloa 66 sebagai rumah makan terfavorit di Kota Makassar.

Harga makanan di RM Pallu Kaloa 66 berkisar dari Rp 6 ribu hingga Rp 50 ribu. Tentunya cukup terjangkau karena bisa disantap lebih dari satu orang.

Komentar

Rekomendasi

Bekerja dari Rumah, Mie ‘Kuntilanak’ Bisa Jadi Pilihan Menu Makanan

Doyan Makan Suki? Buruan ke MYKO, Ada Promo ‘Sukipot’

Lemon Grass Series: Kesegaran Baru dari Kopi Soe Panakukkang

Ini Jus Pisang Ijo Kreasi Hotel Melia Makassar

Manisnya Sirup DHT Khas Makassar, Sirup Dari Hasil Tenaga

Ini Minas, Minuman Khas Sinjai Pengganti Minuman Alkohol

Mengenal Sarabba, Minuman Pedas Penghangat Tubuh Khas Sulawesi Selatan

Buah Markisa dari Sulawesi Selatan Disebut Paling Enak Dibuat Sirup

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar