Masuk

Soal Zulkifli Hasan Promosi Anaknya, PAN: Itu Lumrah Disampaikan Dalam Acara Partai

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Dimas Prakoso Akbar selaku Juru Bicara Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan penjelasannya terkait Zulkifli Hasan yang mempromosikan anaknya ketika membagikan Minyakita.

Diketahui bahwa dalam acara pembagian Minyakita, Zulkifli Hasan meminta kepada masyarakat agar mereka memilih anak perempuannya, Futri Zulya Safitri pada saat pemilihan legislatif nanti.

Dimas Prakoso Akbar mengatakan ketika Zulkifli Hasan mempromosikan anaknya dalam acara pembagian Minyakita, posisi Ketua Umum PAN tersebut bukan sebagai Menteri Perdagangan.

Baca Juga: Menteri Perdagangan Sebut Harga Kebutuhan Pokok di Sulsel di Bawah Rata-rata Nasional

Lebih lanjut lagi, Dimas Prakoso Akbar menjelaskan bahwa pembagian Minyakita tersebut terjadi pada saat acara PAN-Sar murah bukan kenegaraan, jadi hal tersebut lumrah.

“Kegiatan tersebut merupakan acara partai bukan kunjungan kenegaraan. Makanya dinamakan PAN-Sar murah. Juga berlangsung di akhir pekan bukan hari kerja,” ujar Dimas Prakoso Akbar, dikutip dari cnnindonesia.com, Senin 13 Juli 2022.

“Itu hal lumrah dalam konteks demokrasi dan disampaikan dalam forum acara partai,” lanjut Dimas Prakoso Akbar.

Baca Juga: Puan Maharani Akan Temui PAN Bahas Pemilu Berkualitas

Dimas Prakoso Akbar juga menguraikan bahwa pembagian Minyakita memakai uang pribadi Zulkifli Hasan bukan uang negara.

Selain itu, Dimas Prakoso Akbar mengungkapkan bahwa Kementerian Perdagangan tidak mempunyai program pembagian Minyakita secara gratis.

Oleh sebab itu kejadian yang menjadi viral di sosial media tersebut adalah Zulkifli Hasan sebagai seorang pemimpin partai politik bukan pembantu presiden.

Melihat pemberitaan soal Zulkifli Hasan yang membawa putrinya ke acara pembagian Minyakita, membuat Presiden Jokowi menegur Menteri Perdagangan tersebut.

Baca Juga: Pasangan Pilpres 2024, PAN: Kang Emil dan Mas Ganjar Klop

Presiden Jokowi meminta Zulkifli Hasan untuk fokus kerja dan menjalankan pekerjaannya sebagai Menteri Perdagangan.

Yoga Mauladi selaku Wakil Ketua PAN menjawab teguran Jokowi yang diucapkan untuk Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Yogi Mauladi berpendapat, teguran dari Jokowi tersebut sama halnya dengan harapan Partai PAN terhadap Zulkifli Hasan sebagai orang nomor satu di Kementerian Perdagangan.

“Pesan Pak Presiden Jokowi kepada Mendag, Bang Zulkifli Hasan agar fokus bekerja sesuai penugasan dari presiden untuk menjaga stabilitas dalam ketersediaan, distribusi, pasokan, dan harga dari komoditas pangan adalah juga sesuai dengan harapan dari seluruh kader PAN se-Indonesia,” tutur Yoga Mauladi.

“Untuk itu, kementerian teknis yang berkaitan dengan produksi dan produktivitas pangan, termasuk kemendag, mempunyai tanggung jawab besar untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan, serta menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tambah Yoga Mauladi.

Yoga Mauladi meyakinkan publik bahwa tindakan yang dilakukan Zulkifli Hasan bukan abuse of power. Baginya, Zulkifli Hasan tetap berkomitmen tinggi dalam menjalankan aktivitasnya sebagai Menteri Perdagangan.

“Intinya bahwa Bang Zulkifli Hasan tidak akan melakukan abuse of power, menyalahkan kekuasaan,” pungkas Yogi Mauladi.