Masuk

Pandji Sindir Jokowi: Presiden Pasang Badan Untuk Kepolisian

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pandji Pragiwaksono melontarkan sindiran terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan menyebut sang kepala negara tidak pasang badan untuk rakyat melainkan buat institusi Kepolisian.

Sindiran Pandji kepada Presiden Jokowi itu dilontarkan Komika tersebut lewat unggahannya di Twitter, seperti dilihat pada Kamis 6 Oktober 2022.

Dalam narasi unggahannya, Pandji menyebut Presiden tidak pasang badan untuk rakyat melainkan untuk institusi Kepolisian.

Baca Juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Mulai Dibangun di Makassar

Namun, belum diketahui pasti peristiwa apa yang dimaksud Pandji dimana menurutnya Jokowi lebih memilih pasang badan untuk polisi dibanding rakyatnya sendiri.

“Presiden pasang badan utk rakyat (tanda silang). Presiden pasang badan utk kepolisian (tanda benar),” tulis Pandji Pragiwaksono.

Pada unggahan selanjutnya, Pandji meminta pengikutnya di media sosial pribadinya itu untuk membagikan postingannya yang menyindir Presiden Jokowi tersebut.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

“replies-nya tweet ini,” pintanya sambil membagikan kembali postingannya itu.

Postingan Pandji Pragiwaksono itu telah dibagikan lebih dari 11 ribu netizen dan menuai komentar sebanyak 700 lebih warganet.

Banyak di antara netizen yang mengaitkan postingan Pandji itu dengan peristiwa tragedi Kanjuruhan yang menewaskan seratus lebih suporter Arema.

Dilihat dari komentar netizen, salah satunya meminta Pandji agar tak usah berpolitik. Ia juga membela Jokowi dengan menyebut Presiden beberapa tahun lalu sudah berusaha membenahi pesepakbolaan di Indonesia.

Baca Juga: Harapan Jokowi dalam Acara Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah

“ga usah berpolitik deh asal tau saja beberapa tahun Lalu presiden sudah berusaha membenahi sepakbola kita lewat BOPI Kemenpora jamanya Mentri Nahrowi tapi PSSI berlindung statuta FIFA kalau NEGARA DILARANG IKUT CAMPUR Urusan Sepakbola Yang punya hajatan Bola itu PSSI,” tulis akun joe_uruha.

Sementara netizen lainnya, MalihDhakal menilai tragedi Kanjuruhan bukan hanya kesalahan Kepolisian melainkan juga para suporter yang menurutnya menjadi pemicu terjadinya insiden kerusuhan tersebut.

“Dari tragedi ini para suporter juga harusnya ikut merasa bersalah, kalo tragedi ini hanya tentang soal kesalahan aparat saja, takutnya para suporter jadi tidak instropeksi diri dan mengulangi perbuatan seperti yg menjadi awal pemicu tragedi ini terjadi,” tulisnya.