Terkini.id, Jakarta – Video rekaman penerawangan tim Madura Ghoib yang mewawancarai arwah almarhumah korban pembunuhan Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika menjadi perbincangan publik.
Menurut Madura Ghoib, pemanggilan arwah atau jin qorin almarhumah korban pembunuhan Subang itu berdasarkan permintaan dari tetangga almarhumah.
Hal itu diungkapkan pengasuh di Padepokan Sabdo Pandhito Sakti, Bangkalan, Madura, Jawa Barat yakni Soleh.
“Kami di minta tolong oleh tetangga dari almarhumah untuk menerawang dan berkomunikasi dengan qorin almarhumah,” ujar Soleh, Kamis 16 September 2021 seperti dikutip dari tvOnenews.
Ia pun mengaku mengompilasi informasi tentang kasus pembunuhan yang menewaskan ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu (23) dari media.
- Usai Tiga Bulan Penyelidikan, Pelaku Kasus Pembunuhan Subang Akhirnya Ditemukan
- Buntut Rusak TKP, Pengacara Yosep Desak Polisi Tetapkan Danu Jadi Tersangka
- Soal Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Periksa 3 Kakak Korban Tuti
- Yosef Kerap Pegang Perut Usai Pembunuhan Subang, Pakar: Diduga Kesakitan Gegara Dihantam Amel
- Handphone Amalia yang Sempat Ditelepon Yosef Dicari Warga, Pembunuhan Subang Bakal Terkuak?
Data tersebut, kata Soleh, ia tulis di kertas yang dia bacakan di hadapan mediator. Soleh juga mengaku di awal tidak berencana mengunggah video yang kini telah viral tersebut. Namun, transkrip yang dia sampaikan ke kerabat keluarga telanjur viral.
“Hasil terawangan saya rekam transkripnya saja. Untuk video aslinya seminggu baru kami upload karena transkrip rekaman tersebut sudah menyebar luas,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Soleh juga menampik anggapan bahwa yang dilakukan tim Madura Ghoib tersebut merupakan perbuatan syirik.
“Kami mendahului kegiatan dengan menyebut asma Yang Mahaagung. Basmalah. Dan minta supaya ditunjukkan yang benar, bukan dari bisikan iblis. Kalau Allah tidak mengizinkan semua itu, tidak akan terjadi,” tegasnya.
Ketika melakukan penerawangan terhadap arwah almarhumah korban pembunuhan Subang itu, Soleh bekerja sama dengan Ustaz Qosim, seorang wanita yang menjadi mediator, Nyai Sisi, dan suaminya Davit.
“Untuk Nyai Sisi tidak sadar saat mengucapkan terawangannya. Karena Nyai Sura masuk ke tubuhnya. Dan saat qorin almarhumah hadir itu pun di luar kesadarannya beliau. Setelah lihat video, Nyai Sisi baru tahu dan mengecam pembunuh atau pelaku alam kasus itu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
