Terkini.id, Jakarta – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diadakan di Deli Serdang, Sumatera Utara banyak menimbulkan kejutan. Salah satunya itu munculnya Nazaruddin, Bendahara Umum Partai Demokrat di masa Ketua Umum Anas Urbaningrum.
Santer tersiar kabar bahwa Nazaruddin yang merupakan mantan narapidana korupsi adalah pihak yang mendanai KLB tersebut.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Ilal Ferdad, panitia pelaksana atau organizing committee KLB Deli Serdang.
Namun menurut Ilal, bukan hanya Nazaruddin yang menjadi donator KLB tersebut, melainkan ada kader senior Demokrat lainnya.
“Pak Nazarduddin donator KLB, tapi bukan dia sendiri. Ada juga kader senior lain yang sukarela urun dana,” beber Ilal pada Senin, 8 Maret 2021, dilansir dari Tempo.
- Maknai Senyum SBY Saat Dengar Isu Kudeta Demokrat, AHY: Senyumnya Penuh Arti
- Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat, Pengamat: Dia Bisa Jadi Gelandangan Politik
- Moeldoko Gagal Kudeta Demokrat, Andi Mallarangeng: Dia Bisa Merasa Ditipu
- Ejekan Arief pada Kubu KLB Deli Serdang: Selamat Partai Gagal Kudeta
- Marak Kudeta Organisasi, Gatot Nurmantyo: Tinggal Tunggu Bangsa Ini Hancur
Adapun nama-nama dari kader senior tersebut tidak disebutkan lebih lanjut oleh Ilal.
Ilal juga mengklaim bahwa KLB pada Jumat lalu tercatat menelan biaya sekitar Rp1 miliar.
Alokasi dana yang lain tidak dijelaskan secara detail oleh Ilal, namun ia menyebutkan bahwa terdapat alokasi per peserta yang diberikan Rp10 juta hingg Rp25 juta dan juga dana operasional yang berkisar Rp200 juta.
Selain menggelontorkan dana, Nazaruddin juga disebut turun langsung ke lokasi KLB.
Bahkan, Ilal menyatakan bahwa Nazaruddin diposisikan sebagai tamu undangan penting.
“Duduknya di barisan depan samping kiri saya, VVIP (Very Very Important Person),” ungkapnya.
Dilansir dari kumparan, sebelumnya Demokrat pernah manyampaikan bahwa Moeldoko bertemu dengan Nazaruddin bersama 9 DPC Demokrat.
Hal tersebut disampaikan Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar pada Kamis, 4 Maret 2021, sebelum KLB Deli Serdang.
“Dalam pertemuan (dengan Moeldoko), cuma 9 DPC yang bertemu langsung,” kata Renanda.
“Itu kita masih akan keluarkan itu dalam informasi ke depan ya karena kan masih dalam BAP dan memang juga sekarang DPC itu tak semua ini ya. Namanya orang daerah kan, (ketemu) KSP ya. Ada Nazaruddin sehingga mereka ini dalam posisi takut dan gamang,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
