Pasca Kerusuhan di PN Bulukumba, Bupati Kunjungi Warga Kindang

Bupati Bulukumba kunjungi warga Kindang usai kerusuhan di Kantor Pengadilan Bulukumba beberapa waktu lalu

Terkini.id,Bulukumba – Pasca kerusuhan di kantor Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba antara warga dengan pihak kepolisian yang menyebabkan kantor PN mengalami kerusakan, Bupati AM Sukri Sappewali melakukan kunjungan ke Desa Balibo dan Desa Anrihua Kecamatan Kindang untuk menemui keluarga para warga yang mengamuk di kantor PN yang terjadi pada hari Selasa 11 Juni yang lalu.

Bupati AM Sukri Sappewali menemui warga didampingi oleh Camat Kindang, Kapolsek Kindang, Danramil Gangking, serta tokoh masyarakat asal Kindang ustad Yusuf Sandy yang merupakan Ketua Baznas Bulukumba dan Kepala Tata Usaha Kemenag Bulukumba Muh Yunus.

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Kindang, Bupati menemui Kepala Desa dan perangkatnya di kantor desa serta para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di kediamannya untuk menyikapi kondisi pasca bentrok di PN Bulukumba kemarin.

Bupati mengharapkan kepada seluruh masyarakat dan keluarga korban kasus pembunuhan atas nama Syahrul yang terjadi beberapa waktu yang lalu untuk tidak terpancing. “Saya mengharapkan keluarga korban untuk dapat menahan diri serta menyerahkan proses peradilan kasus pembunuhan ini kepada pihak Pengadilan Negeri Bulukumba,” ungkapnya.

Bupati akan menjamin proses hukum tersebut berjalan dengan terbuka dan seadil-adilnya, sehingga tidak mesti curiga berlebihan dengan proses penegakan hukum tersebut.

Terkait kasus kericuhan massa di Kantor PN,  Bupati meminta Kapolres untuk menyelidiki kasus tersebut dan melepaskan masyarakat apabila terbukti tidak bersalah dalam pengrusakan kantor Pengadilan Negeri Bulukumba.

Dari Kecamatan Kindang, Bupati AM Sukri Sappewali beserta rombongan mengunjungi rumah orang tua korban almarhum Syahrul di Desa Taccorong Kecamatan Gantarang. Saat menemui orang tua korban, AM Sukri Sappewali menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan meminta pihak keluarga dapat bersabar dan menyerahkan kasus tersebut ke pihak yang berwenang.

Berita Terkait
Komentar
Terkini