Pasca Ledakan Dahsyat di Beirut, PM Lebanon Mengundurkan Diri

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
foto pasca ledakan di lebanon/CNBC Indonesia

Terkini.id, Makassar – Ledakan dahsyat yang melanda negara Lebanon pada 4 Agustus 2020 lalu tentunya masih menyisahkan beberapa konflik. 

Pasalnya ledakan yang menewaskan 160 orang dan melukai 6.000 orang itu, berpengaruh besar dalam tataran pemerintahan Lebanon. 

Bagaimana tidak, beberapa hari setelah ledakan itu atau tepatnya Senin 10 Agustus 2020, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab memutuskan untuk mengundurkan diri. 

Seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia, 

“Hari ini kami mendengarkan rakyat dan tuntutan mereka untuk meminta pertanggungjawaban atas bencana yang telah disembunyikan selama tujuh tahun,” katanya dalam pidato yang disiarkan televisi, dikutip dari AFP, Selasa 11 Agustus 2020.

Menarik untuk Anda:

Pasca ledakan itu, masyarakat melakukan aksi demo besar-besaran dan pada akhinya memaksa Hassan Diab mundur dari jabatannya. 

“Inilah mengapa hari ini saya mengumumkan pengunduran diri pemerintah,” sambungnya, PM Lebanon itu. 

Padahal kalo melihat dari kepemimpinan Hassan Diab, kepemerintahannya masih terlalu dini. 

Hassan Diab sendiri diangkat menjadi Perdana Menteri Lebanon pada Desember 2019 lalu, dan baru memulai pemerintahannya pada Januari 2020. 

Dikutip dilaman yang sama, selain PM Hassan Diab, ada empat Menteri dan sembilan anggota parlemen juga mengundurkan diri. 

Adapun penyebab dari ledakan itu yang disampaikan oleh pihak berwenang, 

bahwa ledakan dipicu kebakaran di gudang pelabuhan yang berisi berton-ton amonium nitrat yang mudah menguap dibiarkan tanpa jaminan selama bertahun-tahun.

Sehingga banyak rakyat Lebanon yang menganggap bahwa pristitwa ini bukti dari kebusukan politik mereka.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Satgas Yonif Raider 100 Prajurit Setia Kerja Bhakti Bersama Warga Kampung Sach

Meski Pandemi, Satgas Pamtas Yonif 312 KH Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar