Pasien PDP Asal Gowa yang Meninggal Dunia Negatif Covid-19

Terkini.id, Gowa – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang sebelumnya meninggal dunia dan dimakamkan di pekuburan Sudiang, Makassar pada Minggu 29 Maret lalu dinyatakan negatif corona.

Pasien tersebut, Alm Arsidin Rahman, sebelumnya hendak dimakamkan di Nipa-nipa, Moncongloe, Maros pada Minggu dini hari. Namun, karena ditolak oleh warga setempat, pemakaman dipindahkan ke Sudiang, pada Minggu pagi.

“Kami baru dikabari pihak Rumah Sakit Wahidin hari ini. Alhamdulillah, hasil tes swabnya baru keluar. Hasilnya negatif,” jelas keluarga Arsidin, Jafar Rahman kepada terkini.id, Rabu 1 April 2020.

Jafar mengungkapkan, dari awal dia yakin kakak kandungnya itu negatif covid-19. Namun, dia dan pihak keluarga tetap patuh pada pemerintah dan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien corona.

“Saudara-saudara dan keluarga yang sempat kontak dengan beliau sampai hari ini tetap mengisolasi diri di rumah. Kami ikuti protap, tidak mauki jadi peunlar. Mudah-mudahan kabar baik ini semakin menegaskan bahwa covid-19 ini bukan aib,” kata Jafar lagi.

Penjelasan Tentang Pemakaman yang Sempat Ditolak

Menarik untuk Anda:

Jafar juga sempat memperjelas kabar yang sebelumnya ramai tentang pemakaman almarhum Arsidin di Nipa-nipa pada Minggu lalu, yang ditolak oleh warga setempat.

“Jadi waktu itu, Minggu dini hari petugas pakai pakaian APD (Alat Pelindung Diri) hendak memakamkan. Didampingi oleh 3 orang dokter. Lalu ditolak oleh warga. Kami hendak bawa pulang (jenazah) ke rumah di Pao-pao tapi tidak mungkin. Saat ingin kembali ke RS Wahidin, pihak Wahidin juga menjelaskan tidak bisa lagi jenazah dikembalikan kalau sudah keluar,” katanya.

Namun, pihak dokter melobi pihak Wahidin dan akhirnya jenazah bisa kembali ke Wahidin. “Beruntung, ada ustaz yang bertugas mensalatkan jenazah di Wahidin yang memberi solusi untuk dimakamkan di Sudiang,” ceritanya.

Walhasil, Jafar menelpon tim Satgas Covid-19 Sulsel, lalu tim Satgas yang dipimpin oleh Pangdam TNI Hasanuddin mengerahkan satu kompi aparat bersenjata lengkap untuk mengawal pemakaman yang dilakukan di Sudiang.

“Alhamdulillah, pukul 09.00 WITA pemakaman dilakukan atas dukungan yang baik dari pihak Satgas,” ceritanya.

Total 11 Pasien Negatif

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melalui pernyataan resminya, menyebutkan di Sulsel saat ini sudah ada 11 pasien covid-19 yang negatif.

“Pasien itu terdiri dari 3 pasien positif Covid19 dan 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari sejumlah rumah sakit di Sulsel, ini tentu menjadi harapan yang berharga ditengah mewabahnya virus Corona ini,” kata Nurdin Abdullah melalui akun media sosialnya, Rabu 1 April 2020.

“Saya juga meminta kepada masyarakat agar tidak pulang ke kampung halaman dulu dalam waktu dekat ini, agar kita dapat memotong rantai penyebaran virus Corona ini, selain menjaga diri sendiri, juga ikut menjaga keluarga kita dari kemungkinan tertular virus,” terangnya.

Nurdin Abdullah mengimbau masyarakat Sulsel untuk terus menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak ada hal yang penting, dan senantiasa berdoa agar kita terhindar dari segala macam penyakit.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Konjen Australia Minta Saran ke Wakil Gubernur Sulsel Untuk Jejaki Peluang Kerjasama

Musda Golkar Sulsel Digelar di Jakarta 6 Agustus, Panitia Batasi Peserta Masuk

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar