Terkini.id, Jakarta – Mustofa Nahrawardaya belum lama ini menyentil PBNU alias Pengurus Besar Nahdlatul Ulama soal rombongan Taliban.
Ia menyebut bahwasanya PBNU membawa rombongan Taliban yang sama dengan yang diundang JK alias Jusuf Kalla, tetapi malah diakui sebagai ulama Afganistan.
Politisi yang membidangi Humas Partai Ummat itu lantas membeberkan keterlibatan ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) yang pernah bertemu dengan kelompok Taliban.
Mustofa Nahrawardaya mengaku terkejut mengetahui pertemuan antara pejabat NU dan kelompok Taliban.
Namun, sebagaimana dilansir terkini.id dari Kabarbesuki pada Jumat, 27 Agustus 2021, Mustofa Nahrawardaya menjelaskan bahwa para pemimpin PBNU sendiri tidak mau mengakuinya.
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
- Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
- Soal Pejabat India Menghina Nabi, Partai Ummat: Hukum Mati, Cukup Jelas!
- Bandingkan Wanita Indonesia Dengan Arab, Kader Partai Ummat: Kalau Arab Cakep, Mancung!
Bahkan, malah menyebut anggota Taliban sebagai ulama Afganistan yang ingin mempelajari Islam Nusantara.
Menurut Mustofa Nahrawardaya, padahal kelompok yang katanya pihak Afganistan yang disebut NU sebagai ulama itu sama dengan yang ditemui mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
“Terus terang saya kaget. Temen dari NU dengan lantang bilang bahwa rombongan yg datang ke PBNU ini adalah Ulama Afganistan yg ingin belajar Islam Nusantara,” cuit Mustofa Nahra, dikutip terkini.id via Twitter.
“Padahal sudah sangat jelas mereka adalah rombongan yang sama, yakni rombongan Taliban yang memang diundang @Pak_JK,” tandasnya.
Sementara itu, Jusuf Kalla sendiri mengaku komplotan tersebut merupakan kelompok Taliban dari Afganistan.
Selain itu, banyak yang menanyakan mengapa NU sendiri tidak mau mengakui adanya pertemuan tersebut.
Sebagai informasi, kelompok Taliban berhasil menguasai Afganistan dan menduduki istana kepresidenan di Kabul pada Minggu, 15 Agustus 2021.
Menilik tolok ukur, sebelum momen bersejarah pengambilalihan Afganistan oleh Taliban, kelompok tersebut diinformasikan sempat bertemu dengan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) di beberapa lokasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
