Terkini.id, Makassar – Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar menjelaskan bahwa metode pembayaran berbasis online sangat menjanjikan dari segi PAD di tengah pandemi Covid-19.
“Penerapan parkir online bisa menimalisir tindakan ‘nakal’ juru parkir. Di mana hasil parkir tidak lagi diserahkan ke jukir, melainkan pembayaran langsung masuk ke PD Parkir,” kata Irham, Kamis, 27 Agustus 2020.
Ia menegaskan sudah menggunakan sistem pembayaran online. Juru parkir, kata dia, dibekali alat scan.
“Jadi kalau orang mau bayar parkir, cukup scan barcode saja,” kata dia.
Saat ini, penerapan sistem pembayaran parkir berbasis online tersebut berada di tiga kawasan, yaitu Pengayoman, Boulevard, dan Perintis Kemerdekaan, dengan total 178 titik.
- Membangun Kekuatan, Membuka Jalan Kesejahteraan, Satgas TMMD ke-128 Bangun Talud, Jamin Infrastruktur Desa
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Latih Masyarakat Gunakan APAR
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
Untuk titik di kawasan Perintis Kemerdekaan memang masih terkesan baru. Di kawasan ini ada 58 titik, sementara untuk Pengayoman dan Boulevard lebih awal diterapkan dan sudah ada sekitar 120 titik.
Seiring dengan proses perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda), Irham menilai akan lebih mempermudah peningkatan kontribusi terhadap PAD.
Selain itu, sejumlah kewenangan yang sebelumnya terbatas pada saat berstatus PD, sudah bisa dilakukan dengan kewenangan penuh pada saat menjadi Perumda.
“Tentu status Perumda lebih menguntungkan. Sebab keterbatasan kewenangan kita waktu PD itu bisa dimaksimalkan. Ranah hukum kita juga lebih kuat,” paparnya.
Dengan begitu, perubahan status dan perubahan metode yang digunakan dalam urusan perparkiran di Kota Makassar ini, diprediksi bakal memberikan dampak peningkatan PAD yang signifikan.
Sejauh ini, kontribusi PAD dari parkir cenderung menurun, seiring dengan merebaknya pandemi Covid-19 di Kota Makassar.
“Masih banyaknya jukir yang kurang kooperatif dalam menjalankan pekerjaannya, menjadi salah satu kendala dalam kontribusi peningkatan PAD,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
