Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi mengomentari soal adanya pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) lantaran mengaku sebagai pendukung Taliban.
Menurut Eko Kuntadhi, seharusnya pegawai KPK yang mengaku pro Taliban itu diloloskan TWK.
Adapun pegawai KPK yang bersangkutan, kata Eko, bisa ditempatkan di negara Timur Tengah yakni Afganistan.
“Harusnya yang ngaku pro Taliban, dilulusin dong. Kan bisa ditempatkan di Afganistan,” ujar Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Selasa 25 Mei 2021.
Dalam kicauannya itu, Eko Kuntadhi juga membagikan link artikel pemberitaan berjudul ‘Alasan Pegawai KPK Tidak Lolos TWK, Mulai Dari Mengaku Taliban Hingga Mendukung Seks Bebas’.
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kuota Haji ke Pansus DPR
- Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Biro Travel Haji di Sejumlah Daerah
- Wali Kota Makassar Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan SKPD Jelang Pelaksanaan Program Strategis 2026
- Wali Kota Makassar Suarakan Pencegahan Korupsi Sejak Dini dalam Rakor se-Sulsel
Mengutip Rmol.id, berdasarkan informasi disebutkan bahwa dalam TWK tersebut ada pegawai yang terang-terangan menolak UU 19/2019, padahal KPK saat ini berpayung pada UU tersebut.
Ada juga pegawai yang menolak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga wajar yang bersangkutan tidak diluluskan.
Menariknya lagi, di antara 75 pegawai tersebut ada yang memang mengaku sebagai pendukung Taliban dan menentang kebijakan pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).
Dengan kata lain, isu radikalisme dan Taliban kemungkinan besar dibuat sendiri oleh pegawai yang sebenarnya menolak menjadi ASN karena memang dari awal menyatakan penolakan pada UU KPK baru.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
