Terkini.id, Makassar – Kendati berbagai kegiatan berkerumun mulai dibuka secara bertahap, namun kegiatan Car Free Day (CFD) belum mendapat izin dari Kota Makassar.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan bakal membuka aktivitas keramaian secara bertahap. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 di tengah kerumunan.
Pengetatan ini sebagai respons untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan di seluruh aktifitas.
“Car Free Day masih kita larang, sabar. Jangan kita mau sekaligus. Biasanya kalau kita mau sekaligus dan tidak sabar itu biasanya kita kesandung. Harus hati-hati,” ujar Rudy, Senin, 9 November 2020.
Rudy khawatir jumlah pasien terpapar Covid-19 bakal melonjak jika CFD dibuka tanpa Apalagi CFD justru memicu kerumunan orang.
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Ringkus Residivis Pelaku Curas yang Sebabkan Korban Luka Berat
- Ashabul Kahfi Jabat Plt Ketua PAN Sulsel, Farah Puteri Nahlia Beri Ucapan Selamat
- Tim Wasev TNI AD Tinjau Langsung Dedikasi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto
- Polres Jeneponto Akan DitindaK Lanjuti Kasus MBG Rumbia, Hasil Lab Jadi Bukti Kuat
- OJK Sulselbar Pacu Akselerasi Akses Keuangan Sektor Kakao di Sulawesi
“Karena itu masih sangat potensi,” tambahnya.
Oleh karena itu, Rudy berharap, saat ini, masyarakat dapat menikmati udara segar dan berolahraga di rumah. Pasalnya, sejumlah potensi ancaman Covid-19 di tengah kerumunan masih tinggi.
Namun, sejumlah aktivitas di lapangan berbicara lain hal, warga Makassar terlihat tetap berolahraga di sejumlah titik car free day seperti di Jalan Boulevard dan Penghibur. Terutama di akhir pekan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
