Terkini.id, Makassar – Kendati berbagai kegiatan berkerumun mulai dibuka secara bertahap, namun kegiatan Car Free Day (CFD) belum mendapat izin dari Kota Makassar.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan bakal membuka aktivitas keramaian secara bertahap. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 di tengah kerumunan.
Pengetatan ini sebagai respons untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan di seluruh aktifitas.
“Car Free Day masih kita larang, sabar. Jangan kita mau sekaligus. Biasanya kalau kita mau sekaligus dan tidak sabar itu biasanya kita kesandung. Harus hati-hati,” ujar Rudy, Senin, 9 November 2020.
Rudy khawatir jumlah pasien terpapar Covid-19 bakal melonjak jika CFD dibuka tanpa Apalagi CFD justru memicu kerumunan orang.
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
- Bank Sulselbar Kembali Bersinar, Boyong Dua Penghargaan Banking Customer Experience 2026
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
“Karena itu masih sangat potensi,” tambahnya.
Oleh karena itu, Rudy berharap, saat ini, masyarakat dapat menikmati udara segar dan berolahraga di rumah. Pasalnya, sejumlah potensi ancaman Covid-19 di tengah kerumunan masih tinggi.
Namun, sejumlah aktivitas di lapangan berbicara lain hal, warga Makassar terlihat tetap berolahraga di sejumlah titik car free day seperti di Jalan Boulevard dan Penghibur. Terutama di akhir pekan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
