Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Corona Hingga Mei 2020

Kepala BNPB
Kepala BNPB Letjen Doni Manardo/ Ist

Terkini.id, MakassarPemerintah Republik Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang masa darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Penetapan itu seperti ditulis dalam Surat Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bernomor 13 A tahun 2020 tentang perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat corona tersebut.

Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Corona Hingga Mei 2020
Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Corona Hingga Mei 2020

Terpantau dari Surat Keputusan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo ini memutuskan empat point.

  1. Menetapkan perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia.
  2. Perpanjangan status keadaan tertentu sebagaimana dimaksdu dalam dictum pertama berlaku selama 91 hari, terhitung sejak tanggal 29 Februaru 2020 sampai tanggal 29 Mei 2020.
  3. Segala biaya yang dikeluarkan sebagai akibat ditetapkannya surat keputusan ini dibebankan pada dana siap pakai yang ada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
  4. Keputusan ini dimulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Menanggapi Surat Keputusan terkait tanggap darurat bencana virus Corona ini, redaksi terkini.id mencoba mengkonfirmasi ke BNPB melalui humas.

Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Corona Hingga Mei 2020
Pemerintah Tetapkan Tanggap Darurat Corona Hingga Mei 2020

Kepala Bidang Humas BNPB Rita Rosita S membenarkan Surat Keputusan tersebut.

Baca juga:

“Iya betul,” singkatnya.

Selain itu,  anggota tim Humas BNPB Andri Cipto Utomo mengatakan Surat Keputusan tersebut adalah perpanjangan untuk tim penanganannya.

Saat ditanya jika perpanjangan Surat Keputusan berarti ada yang pertama. Menurutnya ada hanya saja untuk kalangan terbatas, bukan untuk masyarakat luas.

“Ada keputusan pertama. Ini kan untuk kalangan kalangan terbatas saja. Bukan untuk masyarakat umum,”tegas Andri melalui pesan WhatsAppnya ke terkini.id, Selasa 17 Maret 2020 siang.

Komentar

Rekomendasi

Senam di Kantor Akan Jadi Tatanan Baru Warga Kota Makassar

Begini Panduan New Normal dari Menkes, Atur Cara Pakai Helm hingga Transaksi

Sembilan Masjid di Kota Makassar Akan Laksanakan Salat Ied

Pertamina Mengaku Bertanggung Jawab Terhadap Tumpahan Minyak di Laut Makassar

Minyak Tumpah di Laut, DLH Makassar: Itu Ulah Pertamina

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar