Pemkab Maros Kembali Raih UHC dalam Program JKN-KIS

Pemkab Maros
Pemkab Maros Kembali Raih UHC dalam Program JKN-KIS

Terkini.id, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros kini resmi menjadi salah satu kabupaten di wilayah kerja cabang Makassar yang kembali berhasil meraih UHC (Universal Health Coverage) dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

UHC sendiri merupakan wujud cita-cita dari Program JKN-KIS yang telah ditargetkan BPJS Kesehatan hingga 1 Januari 2019.

Keberhasilan Kabupaten Maros dalam mencapai UHC tersebut dibuktikan dengan dilakukannya pemberian piagam penghargaan dari BPJS Kesehatan yang dilaksanakan tepat di Upacara pemberian penghargaan Satya Lencana bagi Aparatur Sipil Negara yang telah menjalani masa kerja 10,20 dan 30 tahun, Senin, 12 Agustus 2019.

Piagam penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Greisthy E.L Borotoding dan diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Maros M. Hatta Rahman.

Menurut Greisthy, terwujudnya UHC di Kabupaten Maros tersebut menambah daftar wilayah kerja cabang Makassar yang telah berhasil meraih UHC setelah Kabupaten Takalar.

“Kegiatan UHC ini merupakan realisasi atas komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Maros dalam memberikan Jaminan Kesehatan secara menyeluruh kepada penduduk Kabupaten Maros,” ujar Greisthy.

“Kami harap seluruh kabupaten dan Kota di wilayah kerja cabang Makassar juga bisa segera menyusul meraih UHC seperti Kabupaten Maros dan Takalar,” sambungnya.

Dalam Kesempatan yang berbeda, Bupati Maros M. Hatta Rahman, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pihak yang telah bersinergi mewujudkan Universal Health Coverage di Kabupaten Maros.

“Dalam upaya mewujudkan Universal Health Coverage di Kabupaten Maros, saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial karena pencapaian UHC di Kabupaten Maros terhitung mulai tgl 1 Agustus 2019 akhirnya berhasil kita raih.,” ujar Hatta Rahman.

“Artinya sudah ada 96,28% penduduk Maros yangg tercover oleh JKN. Hal ini tentu mengurangi keluhan masyarakat, termasuk yang sering viral di medsos,” terangnya.

Sampai dengan Juli 2019, Kabupaten Maros tercatat telah meraih 96.28% jiwa yang sudah di-cover ke dalam Program JKN-KIS dengan rincian 158.469 dibiayai Pemerintah Pusat (APBN), 79.092 dibiayai APBD, 81.722 merupakan Peserta Penerima Upah (PPU), dan 43.340 adalah Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Pilkada

Muhammad Ismak Siap Benahi Kesemrawutan Makassar

Terkini.id -- Pengacara nasional Muhammad Ismak yang disebut-sebut akan ikut dalam kontestasi Pemilihan Walikota Makassar 2020 mendatang mengaku siap benahi kesemrawutan kota."Sebagai pengacara dan
Pilkada

Warga Makassar Butuh Figur Baru di Pilwalkot

Terkini.id -- Pasca pemilihan Walikota 2018, yang memenangkan kotak kosong, kota Makassar baru akan memiliki Walikota definitif tahun depan.Hiruk pikuk pemilihan walikota dan momen
Pilkada

Begini Pesan Idul Adha Muhammad Ismak

Terkini.id -- Menghadapi hari raya kurban, pengacara nasional yang disebut ikut meramaikan bursa Pilwalkot 2020 mendatang, Muhammad Ismak memberikan pesannya."Idul Adha menjadi momentum baik