Pemkot Makassar, kata Munafri, akan berperan sebagai fasilitator untuk menerjemahkan program nasional hingga ke tingkat masyarakat bawah.
“Ini juga yang kami dapatkan sepulang retret. Bagaimana sinkronisasi dan harmonisasi program pemerintah pusat harus kita respon baik agar sampai di masyarakat. Tugas kita menjadi fasilitator di tengah. Mengejawantahkan asta cita sampai ke bawah,” kata Munafri.
Di akhir sambutan, Munafri menyampaikan komitmen Pemkot Makassar untuk selalu terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat.
Silaturahmi dan diskusi akan menjadi salah satu cara efektif untuk menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah.
“Dengan berkumpul, silaturahmi, inilah cara kita menyelesaikan persoalan-persoalan di wilayah yang tidak formal. Pemkot Makassar akan sangat terbuka berdiskusi menampung aspirasi dengan seluruh aparat yang kita miliki untuk menyelesaikan semua persoalan,” pungkasnya.
- Hingga 15 September, PDAM Makassar Salurkan 2.550 M Air Bersih
- Antrean BBM di Makassar Mulai Terurai, Pertamina Tambah 17 Mobil Tangki
- Pemkab Jeneponto Gelar Rakor Bersama Forkopimda Atasi Kelangkaan BBM Dan LPG 3 Kg
- Kalla Translog Perkuat K3, Seluruh Driver Jalani Tes Narkoba
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Layanan SPBU Makassar, Antrean BBM Berangsur Normal
Seusai berbuka puasa bersama, jajaran Pemerintah Kota Makassar bersama Forkopimda melanjutkan salat Isya, salat Tarawih, dan salat Witir secara berjemaah. Ibadah ini berlangsung di Masjid Amirul Ilham, yang berada di kompleks Balai Kota Makassar.
Salat berjemaah ini menjadi momen untuk semakin mempererat kebersamaan antara jajaran pemerintahan dan unsur Forkopimda.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah kesibukan tugas pemerintahan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
