Terkini, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bersama Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), genjot membahas visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati).
Adapun waktu yang dibutuhkan oleh Pansus RPJMD 2025-2029 adalah 10 hari untuk menuntaskan apa-apa saja poin penting ada dalam visi-misi ASS-Fatma untuk pembangunan di Sulawesi Selatan.
RPJMD dibahas dalam rapat kerja Pansus DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (14/4/2025), di Gedung Tower Lt. 2.
Hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulsel, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulsel, Inspektur Daerah Provinsi Sulsel, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulsel, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulsel.
Wakil Ketua Pansus RPJMD, Muh Irfan AB mengatakan, secara umum RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka periode selama 5 ( lima ) tahunan yang berisi penjabaran dari visi-misi, dan program Gubernur Sulsel dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional.
- Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Bangun Kemitraan Strategis
- Astra Motor Sulsel Gelar Gebyar Honda Jagoanku di Lima Daerah, Hadirkan Promo Menarik
- Wabup Gowa Dorong Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak UMKM
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Seluruh OPD Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
“Poin-poni pentingnya bahwa betul-betul masalah dan isu strategis yang disampaikan Bappeda itu mengcover semua masalah-masalah dan isu-isu strategis yang ada di Sulsel,” jelasnya.
Menurut politisi PAN ini, RPJMD menekankan tentang pentingnya menerjemahkan secara arif tentang visi misi, dan agenda Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih.
Dikatakan, dalam pembahasan tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan pembangunan yang merespon kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta kesepakatan tentang tolok ukur kinerja untuk mengukur keberhasilan pembangunan daerah dalam 5 tahun ke depan.
“Banyak masukan-masukan dari ahli, dari teman-teman pansus agar dokumen ini betul-betul bisa menjadi hidup. Bisa menjadi acuan, bukan hanya dokumen copy paste,” katanya.
“Kita berharap pembahasan bisa berjalan lancar, karena ini baru ranwal, mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan menghasilkan nota kesepakatan antara pemerintah,” tambah Irfan AB.
Pembahasan ini selama 10 hari, mulai tanggal 7 April. Terhitung mulai hari terakhir kerja, jika dikerja sampai hati jumat 5. Maka hari ini sudah hari keenam, jadi masih ada 4 hari pembahasan.
Ia berharap, pembahasan RPJMD sisa menghitung gari, dapat dituntaskan oleh pansus. Hal-hal yang tercantum dalam pembahasan dan visi-misi tidak sekadar seremoni saja.
“Jangan hanya sekedar formalitas saja, karen dokumen ini yg akan dijadikan landasan selama 5 tahun untuk menyusun program-program pembangunan,” tuturnya.
“Jadi (beberapa hari ini) kita maksimalkan, yang pentingkan ini visi misi sasaran yg harus menjadi lampiran dari kesepakatan. Ini-kan setelah ada kesepakatan, akan dikonsultasikan lagi ke Kemendagri,” jelasnya, menambahkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
