Terkini.id, Makassar, – Diketahui proses transfer anggaran untuk insentif Dokter dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Covid-19 dari Pemerintah Kota Makassar telah diterima.
Namun untuk proses pencairan belum dilakukan sehingga mengundang sorotan dari anggota DPRD Makassar.
Mario David, salah satu anggota Komisi B DPRD Kota Makassar menyayangkan jika pembayaran insentif tenaga kesehatan harus mengalami keterlambatan, padahal tenaga kesehatan telah berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah T Azikin menanggapi hal tersebut dan menyampaikan bahwa pemberian insentif ke dokter dan nakes belum dilakukan sebab ada mekanisme pencairan yang harus dilewati sebelum ditransfer.
“Sudah turun dari pusat dan masuk ke bantuan biaya operasional kesehatan (BOK). Kita tidak bisa langsung cairkan karena harus masuk dalam APBD,” ujar Naisya T Azikin, Kamis (6/8).
- Ketua Gapoktan Sipakainga' Klarifikasi Alih Fungsi Gudang Lumbung Pangan Jadi Dapur MBG di Jeneponto
- APINDO Bantaeng Bidik Pengembangan Perkebunan Modern, Andalkan Kolaborasi dan Teknologi
- Hadiri Rakerkornas APINDO, Bupati Barru Andi Ina Dorong Investasi Berbasis Potensi Daerah
- Lumbung Pangan di Jeneponto Diduga Dialihfungsikan Jadi Dapur MBG
- Masterbul Kolaborasi dengan Klinik Biodika Gelar Aksi Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
Proses pencairan insentif dokter dan nakes sisa menunggu pembahasan di parsial ke-empat. Harapannya, dana tersebut bisa segera diberikan dalam waktu dekat.
“Setelah tandatangan parsial empat sudah bisa dicairkan. Semua kelengkapan administrasinya sudah lengkap sisa ditandatangani baru dicairkan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
