Ngaku Pernah Dipenjara Karena Mengkristenkan Banyak Orang, Pendeta Saifuddin Marah: Indonesia Bebas Beragama! Apa Salah Saya?!

Terkini.id, JakartaPendeta Saifuddin Ibrahim kembali viral usai mengaku pernah dipenjara karena mengkristenkan banyak orang, lantas dirinya marah-marah atas hukuman yang pernah dialaminya, ia berdalih bahwa Indonesia merupakan negara yang membebaskan rakyatnya untuk beragama.

Diwartakan bahwa Pendeta Saifuddin Ibrahim memang pernah masuk penjara, namun dirinya dipenjara karena kasus penistaan agama sebelum akhirnya bebas dan pergi ke Amerika.

Namun, Pendeta Saifuddin Ibrahim tidak menerima dirinya dituding sebagai penista agama, ia menduga bahwa alasan dirinya dipenjara disebabkan oleh keberhasilannya mengkristenkan banyak orang.

Baca Juga: Irjen Napoleon Mau Tindak Penista Agama Lagi Usai Lumuri Kotoran...

“Dengan bangga, dengan kebaikan-kebaikan dan keberanian, bahkan saya masuk penjara hanya sekedar saya mengkristenkan banyak orang katanya!,” ujar pendeta Saifuddin Ibrahim menjelaskan.

Pernyataan tersebut disampaikan Saifuddin Ibrahim melalui rekaman video, kemudian diunggah oleh channel youtube Penegak Islam, dengan judul ‘Pendeta Saifuddin gak akan berhenti hina islam, jika tidak hapus ayat ini!!’, sebagaimana dilansir Terkini.id, Pada Sabtu, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Marah-Marah, Pendeta Saifuddin: Jika Ikuti Ayat Qur’an Maka Hancur Dunia!...

Kemudian, Pendeta Saifuddin Ibrahim melanjutkan dengan menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima atas hukuman tersebut, ia masih tidak menerima disebut sebagai penista agama.

“Kok masuk penjara gara-gara masuk kristen?!,” ujar Pendeta Saifuddin Ibrahim protes.

“Apa salah saya?! Indonesia bebas beragama kok!,” ujar Pendeta Saifuddin Ibrahim menegaskan keyakinan bahwa dirinya tidak bersalah.

Baca Juga: Marah-Marah, Pendeta Saifuddin: Jika Ikuti Ayat Qur’an Maka Hancur Dunia!...

“Saya dituduh penista agama?! nistakan agama siapa?! berarti saya sudah berhasil menistakan agama dong?! agama apa yang saya nistakan?!,” ujar Pendeta Saifuddin Ibrahim melanjutkan.

Kemudian, Pendeta Saifuddin Ibrahim menyampaikan pendapatnya bahwa jika mengikuti Ayat Al-Qur’an, maka Indonesia bahkan dunia akan hancur.

“Ya kalau mengikuti ayat Al-Qur’an, ya hancur dunia ini, hancur Indonesia!,” ujar Pendeta Saifuddin Ibrahim menyampaikan pendapatnya.

Bagikan