Terkini.id, Jakarta– Belum lama ini Badan Pusat Statistik (BPS) dki Jakarta membeberkan jumlah warga miskin di Jakarta naik menjadi 502,04 ribu orang.
Dilansir dari detik.com. Angka tersebut diperoleh dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022.
Dalam menghitung tingkat kemiskinan di Jakarta, BPS DKI menerapkan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar.
Hal tersebut bertujuan agar BPS dapat mengetahui kemiskinan merupakan ketidakmampuan dari segi ekonomi dalam hal memenuhi kebutuhan dasar makanan maupun non makanan.
Anggoro Dwitjahyono selaku Kepala BPS DKI Jakarta mengungkapkan menurunnya daya beli masyarakat dikarenakan tingginya inflasi selama bulan September 2021 hingga Maret 2022.
Kenaikan tersebut mencapai angka 1,78 persen. Selain itu, pada kelompok makanan kenaikan mencapai angka 3,51 persen.
Naiknya angka kemiskinan di Jakarta tentunya mendapat banyak tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya Pandapotan Sinaga selaku Wakil Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta
menurutnya ucapan Anies Baswedan dalam menaikkan kesejahteraan hidup warga Jakarta dengan fakta di lapangan berbeda.
“Di sini lah bahwa Anies selalu mengatakan menaikkan pendapatan atau menaikkan kesejahteraan hidup di Jakarta, tapi fakta di lapangan seperti ini hasil BPS-nya. Jadi pengucapan dengan fakta lapangan berbeda,” tuturnya, Jumat 15 Juli 2022.
Pandapotan Sinaga pun menuturkan bahwa kepemimpinan Anies dalam menyejahterakan warga hanya omongan saja.
“Artinya memang dalam kepemimpinan Anies ini untuk menyejahterakan dan menurunkan tingkat kemiskinan rakyat Jakarta hanya omongan saja, fakta lapangannya nggak ada. Itu yang perlu disikapi dan nanti kita pertanyakan kepada SKPD terkait,” ucapnya.
“Kita juga memang melihat bahwa 5 tahun yang dilaksanakan Anies meningkatkan kesejahteraan tak sesuai dengan yang selalu diucapkannya. Itu tanggung jawab kita bersama juga, pertumbuhan ekonomi juga nggak selaras dengan bagaimana mengatasi kemiskinan,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
