Terkini.id — Anggota TNI berinisial Her menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi di Kelurahan Empoang,Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis 14 Mei 2020.
Penembakan terjadi karena, Her diduga ñselingkuh dengan istri oknum polisi berinisial Hus.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik membenarkan bahwa Her merupakan anggota TNI di Jeneponto. Saat ini korban tengah di rawat di RS Pelamonia Makassar.
“Korban mengalami luka tembak. Namun saat ini kami fokus pada tahap penyembuhan korban dan sekarang sudah semakin membaik,” kata Maskun Nafik saat menggelar konferensi pers, di Makassar, Sabtu 16 Mei 2020.
Ia menambahkan, kasus tersebut masuk dalam ranah pidana umum, sehingga penanganan kasus penembakan tersebut menjadi rana hukum kepolisian.
- Kasus Tewasnya Brigadir J Belum Rampung, Jokowi: Usut Sampai Tuntas, Jangan Ada yang Ditutupi
- Pergantian CCTV di Sekitar Lokasi Penembakan Brigadir J Turut Didalami Komnas HAM
- Motif Pelaku Penembakan Shinzo Abe, Merasa Tidak Puas, Dendam pada Organisasi Tertentu
- Mengenang Tragedi Tewasnya 6 Laskar FPI yang Dijadikan Tersangka Oleh Aparat, Warganet: Bukti Lemahnya Fungsi Hukum
- Breaking News: KKB Tembak Mati 8 Karyawan PTT saat Perbaiki BTS di Ilaga Papua
Ia mengimbau, atas insiden tersebut TNI-Polri diminta tetap bersatu, apalagi kolaborasi TNI-Polri sangat penting di tengah pandemi covid-19 dan menjaga keamanan.
“TNI tetap sinergi dengan kepolisian untuk melawan Covid-19,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
