Makassar Terkini
Masuk

Pengamat Politik Menyarankan PKB Tunjuk Mahfud MD Sebagai Pengganti Cak Imin

Terkini.id, Jakarta – Muslim Arbi selaku Direktur Gerakan Perubahan memberikan pendapatnya mengenai calon pemimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada masa yang akan datang.

Dilansir gelora.co, Minggu 15 Mei 2022, menurutnya, sudah saatnya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diganti karena untuk saat ini PKB telah kehilangan suara dari Nahdlatul Ulama (NU).

Cak Imin sudah lama sekali menjabat sebagai Ketua Umum PKB. Sehingga Muslim Arbi menilai bahwa sudah saatnya PKB mencari pemimpin yang baru.

Selain itu, diketahui bahwa saat ini Cak Imin terlibat beberapa kasus, yaitu salah satunya adalah Kardus Durian yang sudah berada di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Apalagi Cak Imin terindikasi terlibat atas sejumlah kasus, termasuk kasus ‘kardus Durian’ yang sudah di KPK. Dan, jika KPK proses serius kasus ‘Kardus Durian’ itu, nasib PKB akan jadi taruhan,” kata Muslim Arbi, dikutip dari gelora.co bersumber dari rmol.id, Minggu 15 Mei 2022.

Muslim Arbi menyebut nama Mahfud MD yang dinilai akan sangat cocok untuk menggantikan posisi Cak Imin di PKB.

Alasan lain mengapa sosok Mahfud MD sangat cocok untuk PKB adalah dilihat dari posisi dirinya sekarang, Mahfud MD berada di lingkungan Istana Negara.

Mahfud MD untuk saat ini dinilai tidak cocok berada dalam kabinet Jokowi karena Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut sering memberi kritikan kepada pemerintahan  Presiden Jokowi.

“Kan tidak elok Mahfud MD beroposisi, sementara mantan Ketua MK ini masih di pemerintahan,” imbuhnya.

Muslim Arbi berujar bahwa Mahfud MD dapat membuat partai PKB kembali menjadi partai politik yang besar.

Mahfud MD juga bisa mengambil hati para pendukung Gus Dur (Gusdurian) untuk solid berada di PKB.

“Karena dilihat dari Ketum NU saat ini dipimpin oleh Yahya Staquf yang lebih dekat ke Gusdurian dan keluarganya,” ucap Muslim Arbi.