Pengamat Usul PAN Balik Jadi Barisan Oposisi: Daripada Rugi Digantung Jokowi

Pengamat Usul PAN Balik Jadi Barisan Oposisi: Daripada Rugi Digantung Jokowi

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaUjang Komarudin Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), menilai bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) akan mengalami kerugian besar jika tak sampai masuk ke dalam kabinet pemerintahan.

Menurutnya,PAN tidak boleh membiarkan posisinya menggantung. Sementara, sudah diumumkan sebagai mitra koalisi, tapi di sisi lain PAN belum mendapat satupun jatah menteri dari Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Lanjut Ujang mengusulkan agar partai politik besutan Zulkifli Hasan itu untuk tegas dalam memilih jalan. Salah satunya dengan berani menjadi oposan lagi.

“Jika tak masuk kabinet, rugi bandar dong, dan seandainya tak dijadikan menteri, maka mestinya PAN ada diluar pagar saja. Masuk barisan oposisi saja,” ujarnya.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) itu lalu mengingatkan, bila PAN menjadi oposisi dan mengkritisi pemerintah, maka bukan tidak mungkin partai berlambang matahari putih itu akan dikerjain oleh pemerintah.

Baca Juga

Meski begitu, Ujang menduga PAN tidak akan mau menjadi oposisi. Dilansir dari Galamedia. Senin. 13 Desember 2021.

“Namun sepertinya, PAN tak akan mau jadi opisisi. Mungkin PAN ingin nyaman bersama pemerintah, dan harapannya dapat kekuasaan (menteri),” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, PAN resmi resmi bergabung ke partai politik (parpol) koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PAN, pada Selasa, 31 Agustus 2021 lalu.

Keputusan bergabung koalisi itu diambil dalam Rakernas yang digelar di Rumah PAN, Jakarta Selatan.

“Rakernas menyetujui PAN berada di posisi partai koalisi pemerintah dalam rangka perjuangan politik untuk membawa kebaikan dan memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Yoga dalam keterangan di hari yang sama.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.