Semua Pengawas Pemilu 2019 di Maros Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyerahkan secara simbolik kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lapangan Lapangan Pallantikang, Senin 8 April 2019.(ist)
Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyerahkan secara simbolik kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lapangan Lapangan Pallantikang, Senin 8 April 2019.(ist)

Terkini.id, MarosBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan kembali membuktikan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya melindungi tenaga kerja formal, tetapi semua bentuk pekerjaan.

Terbukti, dengan diserahkannya kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara sombolis pada acara apel akbar pengawas pemilu 2019 se-Kabupaten Maros di Lapangan Pallantikang, Senin 8 April 2019.

Apel Akbar tersebut dihadiri Bupati Maros, Hatta Rahman.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Hatta Rahmatn kepada Ketua Bawaslu Maros, Sufirman S.Ip dan perwakilan pengawas pemilu.

1.328 Pengawas Dapat Jaminan Sosial

Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyerahkan secara simbolik kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lapangan Lapangan Pallantikang, Senin 8 April 2019.(ist)

Secara rinci, perlindungan ini diberikan kepada 1.328 petugas pengawas pemilu mulai dari komisioner, kantor kesekretariatan, pengawas kecamatan, pengawas kelurahan hingga pengawas TPS.

Dirangkaikan Penyerahan Santunan Kematian

Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyerahkan secara simbolik kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lapangan Lapangan Pallantikang, Senin 8 April 2019.(ist)

Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kematian atas kecelakaan kerja yang menimpa karyawan dari PT Sinar Jaya Abadi ACC, pada proyek pembangunan RSUD Salewangan Kabupaten Maros senilai Rp 137.999.616.

DKPP: Baru Kali Ini Pengawas Dilindungi BPJS

Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyerahkan secara simbolik kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lapangan Lapangan Pallantikang, Senin 8 April 2019.(ist)
Penyerahan secara simbolik kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dari Bupati Maros Hatta Rahman disaksikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Maros, Lubis Latif dan Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi.(ist)

Apresiasi pun disampaikan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof Dr Muhammad S.Ip, M.Si dalam orasinya kepada Pemkab dan Bawaslu Maros terkait perlindungan BPJS tersebut.

“Selama saya menjadi Ketua Bawaslu RI selama 5 tahun, baru kali ini ada pengawas dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan, saya saja Cuma dilindungi jaminan kesehatan bukan ketenagakerjaan.

Untuk itu, saya akan menyampaikan hal ini kepada bapak presiden dan Kemendagri atas kejadian hari ini,” katanya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Maros, Sufirman S.Ip menyampaikan, perlindungan kepada seluruh anggota Panwascam, PPL dan PTPS adalah bentuk apresiasi dan tanggung jawab Bawaslu Maros untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman seluruh pengawas dalam menjalankan tugasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Maros, Lubis Latif, ikut mengapresiasi Bawaslu Maros dan Pemkab Maros yang menyadari pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja termasuk perangkat pemilu.

“Saya berharap seluruh pekerja formal maupun informal termasuk honorer dan proyek jasa konstruksi di Kabupaten Maros dapat mengikuti program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Peringati HUT ke-70, PDGI Maros Lakukan Sosialisasi Kesehatan Gigi dan Mulut

Amirullah Nur Serukan Pilkada Maros Harus Bersih Dari Cukong Politik

Chaidir Syam Optimis Diusung Golkar di Pilkada Maros 2020

Wakil Ketua DPRD Sulsel Kunjungi Warga Desa Labuaja

Ketua Bawaslu Sulsel Pastikan Seleksi Panwascam di Maros Berjalan Lancar

Jelang Pilkada Maros 2020, Syahar Turun Langsung Pastikan Kesiapan Mesin Partai NasDem

Pilkada Maros 2020, Strong Voter Ramli Rahim Kalahkan Pasangan Chaidir-Suhartina

Ramli Rahim Dinilai Penantang Chaidir-Suhartina di Pilkada Maros

DPRD Maros Tegur Kades yang Beri Izin Warkop Remang-remang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar