Pengembangan kompetensi mahasiswa Polbangtan Gowa pada praktikum agroekosistem berkelanjutan

Berkelanjutan secara ekologis mengandung arti, bahwa kegiatan harus dapat mempertahankan integritas ekosistem, memelihara daya dukung lingkungan, dan konservasi sumberdaya alam termasuk keanekaragaman hayati (biodiversity).

Pertanian berkelanjutan secara umum merujuk pada model pertanian yang berupaya untuk menyediakan hasil pertanian secara terus-menerus dalam jangka panjang melalui penggunaan teknologi manajemen ekologi.

Pada konsep agroekosistem berkelanjutan yakni mempertahankan basis sumberdaya alam, meminimumkan input buatan dari luar sistem pertanian dan mengelola hama dan penyakit melalui mekanisme regulasi internal, mahasiswa Polbangtan Gowa dari tingkat I kelas 1b pada semester genap ini melakukan praktikum pada mata kuliah agroekosistem berkelanjutan.

Baca Juga: Raih Bonus Demografi, Kementan Fasilitasi Penumbuhan Petani Milenial

Dalam praktikum ini, mahasiswa dibimbing langsung oleh 3 dosen dan satu tenaga PLP yaitu Ir. Abdul rahman Arinong, MP, Buhaerah, S.ST., MP dan Sudirman H, SP., MP ditambah tenaga teknis Iskandar Rivai, S.ST.

Tujuan dari kegiatan praktikum ini adalah mahasiswa bisa memahami sistem-sistem penanaman termasuk pola tanam monokultur dan tumpang sari dan berharap mahasiswa fokus pada penerapan sistem ini yang kemudian bisa sebagai modal untuk keberlanjutan pada praktikum berikutnya, ujar Iskandar. (MUZ).

Bagikan