Tugas Berat di Tengah Proses Transisi
Di tengah polemik penunjukan ini, Pj RT/RW dihadapkan pada tugas berat. Selain menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam pelayanan warga, mereka juga bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan dan persiapan Pemilu setelah penetapan APBD Perubahan.
Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Ansar, proses transisi ini tidak akan mengganggu pelayanan masyarakat.
“Kami pastikan semua berjalan lancar. Saat ini beberapa Pj RT/RW sudah bertugas, sisanya akan segera menyusul dalam pekan ini,” kata Ansar.
Namun, bagi warga, pergantian mendadak ini justru menimbulkan kebingungan. Beberapa RW di Kecamatan Manggala melaporkan bahwa mereka belum mengenal siapa Pj baru di wilayahnya.
- Cetak SDM Pertanian Siap Kerja, 180 Mahasiswa Polbangtan Kementan Kantongi Sertifikasi Kompetensi
- PDAM Makassar Dorong Gerakan Hijau untuk Tingkatkan Kualitas Lingkungan
- Disdik Makassar Siapkan TK Negeri di Seluruh Kecamatan
- Sekda Sulsel Ajak Perbankan dan Serikat Pekerja Bangun Ekonomi Inklusif
- Tembus Barisan Kedua, Veda Ega Pratama Start Posisi 6 di Moto3 Prancis 2026
“Biasanya ada pemilihan atau setidaknya sosialisasi. Ini tiba-tiba saja ada nama baru,” kata SL, warga Manggala.
Masa Depan Kelembagaan RT/RW
Penunjukan Pj RT/RW ini menandai perombakan besar dalam sistem kelembagaan tingkat dasar di Makassar.
Pemerintah beralasan langkah ini untuk meningkatkan efektivitas. Namun, tanpa transparansi dan partisipasi warga, kebijakan ini berpotensi menimbulkan resistensi di lapangan.
Dalam reformasi kelembagaan, harus ada keterlibatan warga. Bukan hanya sekadar objek kebijakan semata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
