Peristiwa Sangat Langka, Wanita Ini Melahirkan Bayi Kembar Selisih 3 Minggu

Terkini.id – Peristiwa unik terjadi di Inggris. Seorang wanita melahirkan bayi kembar dengan selisih tiga minggu.

Peristiwa tersebut bermula saat perempuan tersebut dipastikan dokter sedang hamil. Lalu, saat anaknya masih berwujud embrio di dalam rahim, dokter menemukan lagi satu sel telur yang terlepas dari ovarium ibunya. 

Sel telur itu terbuahi dan kemudian ditanam di samping embrio pertama.

Baca Juga: Sebut Ibu Hamil Tak Perlu Divaksin, Dokter: Bayinya Jadi Vaksin

Fenomena unik ini dialami seorang ibu asal Inggris, Rebecca Roberts, yang melahirkan bayi kembar dengan selisih usia tiga minggu.

Kejadian tersebut dialami perempuan berusia 39 tahun yang telah menanti-nanti kehamilan selama bertahun-tahun. Kenapa bisa terjadi?

Baca Juga: Kasus COVID-19 pada Ibu Hamil Melonjak, Berikut Langkah dan Rekomendasi...

Seperti diketahui, saat perempuan hamil, biasanya secara alami tubuh akan melepaskan hormon yang menghentikan ovulasi. Sehingga sel telur tidak akan dilepaskan untuk mencegah kehamilan bersamaan.

Namun, pada kasus Rebecca Roberts berbeda, Ma. Setelah bertahun-tahun menanti kehamilan, Rebecca berusaha hamil dengan meminum obat kesuburan.

Saat diperiksa oleh dokter kandungan, ditemukan bahwa Rebecca hamil anak kembar yang memiliki perbedaan usia tiga minggu.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Makassar Wajibkan Rapid Tes Untuk Ibu Hamil

Dengan kehamilan bayi kembar yang memiliki ukuran dan usia berbeda di dalam rahim, dokter sudah mewanti-wanti bahwa kemungkinan bayi yang lebih muda tidak akan selamat.

Saat memasuki usia 33 minggu, bayi yang lebih muda berhenti tumbuh karena adanya masalah dengan tali pusar. Sehingga, saat itu dokter terpaksa melakukan induksi persalinan pada Rebecca Roberts.

Berkat perawatan yang intensif, kedua bayi tersebut dapat selamat dan kini sudah tinggal di rumah dengan sehat. Bayi tertua dirawat di NICU selama tiga minggu. Sedangkan adik kembarnya dirawat di NICU selama 95 hari.

Kasus yang dialami oleh Rebecca dinamakan dengan Superfetation. Dilansir dari Parent 24, superfetation merupakan kasus kehamilan yang terjadi setelah perempuan sudah mengandung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Superfetation bisa juga dialami manusia, namun sangat jarang. Jika kasus ini dialami oleh ibu hamil, maka usia maupun ukuran janin akan berbeda antara janin pertama dengan saudaranya.

Kasus superfetation memang paling banyak terjadi pada pasien yang menggunakan teknik reproduksi dengan bantuan. Sama halnya dengan Rebecca yang hamil dengan bantuan obat untuk kesuburan kandungan.

Untuk itu, sebelum menggunakan teknik reproduksi dengan bantuan, Mama harus tau efek yang ditimbulkan untuk mencegah kemungkinan buruk yang terjadi ya, Ma.

Fenomena ini jarang terjadi karena dalam prosesnya terjadi tiga peristiwa terpisah yaitu :

Ovulasi, yang biasanya dihentikan saat ibu telah mengandung.

Pembuahan, pada awal kehamilan biasanya akan terhenti secara alami karena adanya lendir yang menyumbat sperma melewati serviks.

Implantasi, saat kehamilan embrio kedua membutuhkan cukup ruang di dalam rahim.
Itulah informasi mengenai perempuan yang mengandung bayi kembar berbeda usia tiga minggu dan penyebab yang melatarbelakanginya. Semoga informasi di atas dapat membantu Mama, agar lebih waspada dan bisa mencegahnya.

Bagikan