Pernah ke Jakarta Selama 4 Hari, Warga Singapura Positif Corona

Terkini.id, Jakarta – Salah seorang pasien virus corona yang tengah dirawat di Singapura diketahui pernah berada di Jakarta, selama empat hari.

Dia dinyatakan positif virus corona setelah mengunjungi Jakarta pada pertengahan Februari lalu.

Melansir dari Channel News Asia, Rabu 4 Februari 2020, pasien yang disebut sebagai ‘kasus ke-107’ ini merupakan seorang wanita Singapura yang berusia 68 tahun. Saat ini, pasien ini masih menjalani perawatan medis di kamar isolasi di National Centre for Infectious Diseases di Singapura.

Baca Juga: China Beberkan Babak Belur ‘Dihajar’ Banyak Krisis, Indonesia Kena Apesnya?

‘Kasus ke-107’ ini diumumkan otoritas Singapura pada Senin (2/3) waktu setempat.

Menurut situs resmi Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), wanita Singapura ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke China, Daegu maupun Cheongdo di Korea Selatan (Korsel). Selain China, Korsel kini menjadi salah satu negara yang melaporkan paling banyak kasus virus corona.

Baca Juga: Gawat! Varian Covid-19 Ditemukan di Afrika Bermutasi Jauh Lebih Cepat,...

Disebutkan MOH bahwa pasien ‘kasus ke-107’ ini sempat berada di Jakarta antara 11 Februari hingga 14 Februari lalu. Tidak diketahui secara pasti ke mana saja wanita Singapura ini bepergian selama berada di Jakarta.

Wanita Singapura ini disebut mulai mengalami gejala-gejala sejak 16 Februari, setelah kembali ke negaranya. Dia berobat ke dua dokter umum pada 20 Februari, 23 Februari dan 25 Februari. Kemudian pada 27 Februari, wanita Singapura memeriksakan diri ke Rumah Sakit Tan Tock Seng dan langsung dikarantina.

Dia dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada 1 Maret lalu. Sebelum memeriksakan diri, wanita Singapura ini diketahui lebih banyak berdiam diri di dalam rumahnya di kawasan Bishan Street 13.

Baca Juga: Gawat! Varian Covid-19 Ditemukan di Afrika Bermutasi Jauh Lebih Cepat,...

Tidak diketahui kapan dan dari siapa wanita Singapura ini tertular virus corona. Namun disebutkan MOH, bahwa ‘kasus ke-107’ masih berkaitan dengan ‘kasus ke-94’ yakni seorang wanita Singapura lainnya, yang berusia 64 tahun, yang dinyatakan positif virus corona pada 26 Februari lalu. Wanita ini merupakan anggota keluarga dari seorang bocah berusia 12 tahun (kasus ke-96) yang merupakan siswa Raffles Institution, yang dinyatakan positif virus corona pada 27 Februari lalu.

Sejauh ini, otoritas Singapura telah mengonfirmasi 110 kasus virus corona di wilayahnya. Dari jumlah itu, sekitar 78 pasien telah dinyatakan sembuh.

Bagikan