Terkini.id, Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menanggapi kritikan yang ia terima soal pernyataannya bahwa korupsi adalah musibah.
Dalam tanggapannya, Mahfud menyebut Surah Ali-Imran ayat 165 dan bertanya siapa yang bisa membantah konfirmaai dari Alquran tersebut.
Melalui akun Twitter, awalnya Mahfud menegaskan kembali pernyataanya soal korupsi adalah musibah.
“Saya tegaskan, korupsi itu musibah,” katanya melalui akun Mohmahfudmd pada Rabu, 18 Agustus 2021.
Lalu, kata Mahfud, ada orang yang membantah dan mengatakan bahwa korupsi bukanlah sebuah musibah.
- Mahfud MD Tegaskan Perpol 10 2025 Adalah Pembangkangan Terhadap Konstitusi
- Mahfud MD Enggan Terima Honor Saat Jadi Khatib di Masjid Al-Markaz
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
- Cak Imin: Kalau jadi Wapres Ga Ada Gunanya Ya Mundur!
- Mahfud MD Akan Kirim Tim Untuk Investigasi Dugaan Intimidasi yang Diterima Melki
Menurut Mahfud, orang yang membantah itu berpendapat bahwa musibah itu diturunkan oleh Allah, seperti bencana alam, wabah, dan sebagainya.
Sementara, kata orang itu lagi, perbuatan manusia tidaklah dapat dikategorikan sebagai musibah.
Mahfud MD pun menilai bahwa bantahan orang tersebut salah. Untuk mendukung argumennya, ia menggunakan ayat Alquran.
“Dalam Qur’an Surah Ali Imron ayat 165 disebut, musibah itu bukan hanya ujian dari Allah tapi juga karena ulah manusia,” kata Mahfud.
“Kekalahan Nabi di Perang Uhud itu musibah, tapi kata Allah, itu karena mereka sendiri (min indi anfusikum) yang berkhianat,” lanjutnya.
Dari situ, Mahfud pun menyimpulkan bahwa adanya pengkhianatan seperti korupsi dan desersi adalah musibah.
Maka itu, lanjutnya, di era Orde Baru (Orba), kita bilang “Indonesa kena musibah karena banyak KKN” sehingga harus direformasi.
Mahfud juga mencontohkan bahwa orang yang rumahnya dibakar atau dirampok manusia lain juga disebut musibah.
“Siapa yang bisa membantah konfirmasi dari Qur’an ini?” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.
“Jadi banyaknya bencana alam, wabah, korupsi itu musibah,” tegasnya lagi di akhir pernyataannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
