Pesta Pernikahan Putri Bupati Jeneponto Ditunda, Ini Alasannya

Pesta Pernikahan Putri Bupati Jeneponto Ditunda, Ini Alasannya

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Pasca penerapan fase New Normal oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, maka seluruh sendi kehidupan diubah dengan pola protap Covid-19.

Dengan penerapan fase new normal, semua kegiatan yang dilaksanakan harus mengedepankan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Berdasarkan anjuran tersebut, hajatan pernikahan Putri Kedua Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar berlangsung dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang ketat.

Hajatan pernikahan itu berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Jalan Sirajuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jumat, 26 Juni 2020.

“Seluruh tamu harus melewati posko screnning oleh petugas kesehatan, dan mewajibkan menggunakan masker, handsanitizer, dan jaga jarak,” jelas Kabag Humas Pemkab Jeneponto, Mustaufiq.

Baca Juga

Pernikahan anak Bupati Jeneponto tidak berlangsung meriah dan serba dibatasi.

“Tamu tidak diperkenankan masuk yang tidak mengenakan masker dan harus melalui posko pemeriksaan, tempat duduk pun diatur berjarak,” kata Mustaufiq.

Terkait pelaksanaan pesta, kedua Keluarga menyepakati untuk ditunda dan akan dilaksanakan setelah pandemi Covid-19 berlalu.

“Hari ini kita hanya langsungkan pernikahan dan untuk pesta pihak keluarga sepakat untuk menunda sampai kondisi pandemik Covid-19 berlalu,” ujarnya.

Diketahui, Irma Dwiyanti Iksan yang merupakan putri kedua Bupati Jeneponto Sulawesi Selatan dipersunting oleh Fachry Pahlevi Konggoasa, putra Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.