Karena banyaknya manfaat dari sistem tanam jajar legowo, mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa yang terlibat dalam kegiatan PKL II yang bersinergi dengan pendampingan diajak serta untuk ikut dalam kegiatan penanaman sistem tanam jajar legowo 2 : 1 bersama koordinator penyuluh Hj. Mariana, SP, POPT PHP dan PPL di lahan kelompok tani borong-borong, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep.
PPL Kecamatan Minasate’ne, H. Manrampasi mengatakan meskipun lahan sawah masih menggunakan pompanisasi (sumur buatan) tetapi tidak mengurangi semangat mahasiswa Polbangtan Gowa dalam melaksanakan tanam jajar legowo bersama petani setempat. Senada dengan itu, Indah mahasiswa peserta PKL II berharap semoga ini akan menambah wawasan dan pola pikir kita sebagai mahasiswa dengan perpaduan teori dan praktek.
Banyak pengalaman yang kami dapatkan selama melaksanakan PKL disini, PPL disini aktif memberikan kami pemahaman tentang dunia lapangan, bagaimana meningkatkan produktifitas dan bagaimana melayani para petani.
Seperti halnya kegiatan pagi ini, dihadapan petani dan kami mahasiswa, PPL menjelaskan bahwa sistem tanam jajar legowo merupakan suatu upaya memanipulasi lokasi pertanaman sehingga pertanaman akan memiliki jumlah tanaman pinggir yang lebih banyak dengan adanya barisan kosong.
Selain itu, dengan sistem ini bertujuan untuk memanfaatkan radiasi surya bagi tanaman pinggir, tanaman relatif aman dari serangan tikus karena lahan lebih terbuka, menekan serangan penyakit karena rendahnya kelembaban dibandingkan dengan cara tanam biasa, populasi tanaman bertambah 30%, pemupukan lebih efisien, pengendalian hama penyakit dan gulma lebih mudah dilakukan dari pada cara tanam biasa, jelas Indah.(IND/MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
