Sembilan, terbuktinya semua perkiraan, anggapan, sangkaan bahwa pilpres akan mengalami manipulasi dan kecurangan yang terbuka.
Apa yang disampaikan dalam film “dirty vote” telah menjadi kenyataan di depan mata. Dari cawe-cawe, keberpihakan, perlakukan nepotis hingga keikut sertaan Presiden dalam upaya memenangkan paslon 2, ahli waris dan anaknya, menjadi pintu segala kecurangan dan manipulasi yang terjadi.
Bukti-bukti itu terlalu banyak. Dan hanya akal yang lagi mengalami ketidak warasan yang akan mengingkarinya.
Sepuluh, dengan semua kecurangan yang terbuka dan tanpa malu-malu itu, biasanya respon dari penyelenggara pemilu (KPU & pemerintah) adalah laporkan ke Bawaslu. Tapi kita tidak juga bodoh menutup mata bahwa realitanya bawaslu juga adalah institusi yang terkontrol.
Kini argumentasi yang kita dengarkan adalah ajukan ke Mahkamah Konstitusi. Ternyata pelaku nepotisme ketika pencalonan anak Presiden, kini kembali atau dikembalikan ke kursi ketua MK.
- PDAM Makassar Pastikan Tagihan Air Pelanggan Mengacu pada Data Stand Meter, Bukan Kenaikan Tarif
- Aliyah Mustika Ilham Paparkan Transformasi Smart City Makassar di Forum ASCN 2026
- Wakil Wali Kota Makassar Dukung Kolaborasi Kota Cerdas dan Pariwisata Budaya di ASCN 2026
- Jamsostek Award 2026 Sulsel Dimulai, Takalar dan Gowa Jadi Peserta Perdana Penilaian
- OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap
Semua ini bukan terjadi begitu saja. Pastinya ada rencana matang yang telah dipersiapkan.
Semua alasan di atas menjadi bukti jelas bahwa memang pemilu, pilpres khususnya, kali ini sangat buruk.
Bahkan menurut banyak kalangan, termasuk Eep Saifullah Fatah, inilah pilpres terburuk sepanjang reformasi.
Saya menyebutnya terburuk sepanjang sejarah Republik. Karena di zaman orba manipulasi itu masih dilakukan secara “rahasia”.
Kali ini terbuka dan dengan tanpa merasa bersalah. What a shame!
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
