Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini sebuah kabar mengejutkan, menyedihkan, sekaligus meresahkan akhirnya terkuak ke muka publik.
Tak disangka, seorang pimpinan Ponpes alias Pondok Pesantren tega mencabuli hingga bahkan memerkosa santriwatinya sendiri.
Aksi bejat itu terjadi di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur oleh seseorang berinisial SB (49).
Diceritakan bahwa sang pelaku nyaris setiap malam datang ke asrama putri sehingga korbannya diperkirakan mencapai 15 orang dan itu telah dilakukannya selama dua tahun berturut-turut.
“Pengakuannya sudah dua tahun. Korban pada saat itu (pencabulan dan persetubuhan) rata-rata masih berusia 16-17 tahun,” jelas Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Christian Kosasih, pada hari Senin 15 Februari 2021.
- Pelindo Gandeng Kejati Maluku Kawal Proyek Strategis Terminal Pelabuhan Ambon
- Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
- Pegadaian Area Makassar 1 Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Nasabah dan Masyarakat
- Ruang Ingatan 2026 Ajak Warga Menelusuri Jejak Ujung Pandang dan Identitas Makassar di Benteng Rotterdam
- Tak Ingin Inovasi Hilang Begitu Saja, Polbangtan Kementan Perkuat Kompetensi Dosen dalam Penyusunan Paten
SB ditangkap pada hari Kamis malam, 11 Februari 2021 setelah polisi menerima laporan dari dua orang tua santriwati dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah santriwati terkait.
“Saat ini korban ada enam orang. Semua sudah kami periksa. Namun, keterangan dari saksi, ada sekitar 15 orang. Nanti kami dalami lagi.”
Diketahui bahwa dalam melancarkan aksinya, SB selalu membujuk korban sampai akhirnya mereka mengiakan untuk melayani hasrat bejatnya (meskipun sebenarnya tidak rela).
“Jadi, dilakukan saat malam hari. Ada yang setelah Isya, ada juga saat tengah malam saat salat tahajud. Ada yang hanya diraba-raba, ada juga yang sampai melakukan persetubuhan. Kalau laporan hamil belum ada,” papar Kosasih.
Sebelumnya, para korban tak melapor lantaran dilanda rasa takut. Bagaimanapun, mereka berpikir bahwa orang yang berbuat tak senonoh pada mereka ini adalah pimpinan pondok pesantren tempat mereka menuntut ilmu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
