Terkini.id, Makassar – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso merilis hasil pelaksanaan ops patuh pallawa 2023, di Kantor Dit Lalu Lintas Polda Sulsel, Jalan AP Pettarani Kota Makassar, Senin 24 Juli 2023.
Setyo membeberkan, data kecelakaan lalu lintas 2023. Jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 30 orang, data tersebut turun jika dibandingkan tahun 2022 yaitu 127 orang pada tahun 2022.
Orang meninggal akibat laka lantas sebanyak 13 orang atau naik jika dibandingkan tahun 2022 yaitu 12 orang.
Korban luka berat 9 orang di tahun 2023, atau naik atau naik jika dibandingkan tahun 2022 yaitu 3 orang pada tahun 2022.
Korban luka ringan 77 orang atau turun atau naik jika dibandingkan tahun 2022 yaitu 169 orang di tahun 2022.
- Breaking News: Husniah Talenrang Kembali Diperiksa di Polda Sulsel
- Dinilai Sudutkan Personal, Basri Kajang Polisikan Saksi Sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa
- Polda Sulsel Segera Periksa Bupati Gowa Terkait Laporan Mantan Suami
- Indonesia Sehat Jiwa dan Satbrimob Sulsel Resmikan Pusat Layanan Kesehatan Mental di Makassar
- Husniah Talenrang Diperiksa di Polda Sulsel Sejak Pukul 13.00 WITA, Kasus Pengadaan Seragam Rp16 M
“Jumlah kerugian materiil mencapai Rp49 juta lebih atau turun atau naik jika dibandingkan tahun 2022 yaitu Rp227 juta lebih,” beber setyo.
Adapun yang terlibat kecelakaan lalu lintas, sepeda motor sebanyak 36 kejadian, mobil penumpang 7 kejadian, mobil barang 5 kejadian, mobil bus 1, kendaraan tidak bermotor 1 kejadian.
Sementara tipe kecelakaan, depan-samping sebanyak 5 kejadian, tunggal 7 kejadian, depan-depan 4 kejadian, tabrak pejalan kaki 3 kejadian, tabrak lari 3 kejadian, depan-belakang 2 kejadian, samping-samping 1 kejadian dan beruntung 1 kejadian.
Dia juga membeberkan jumlah pelanggaran berlalu lintas selama 2023 untuk sepeda motor yaitu, pelanggaran tidak menggunakan helm SNI sebanyak 4428 orang, pengendara dibawah umur 1996 orang, berboncengan lebih dari 1 sebanyak 1026 orang.
Selanjutnya, menggunakan hp saat berkendara sebanyak 840 orang, melebihi kecepatan 182 orang dan berkendara di bawah pengaruh alkohol sebanyak 9 kejadian.
Sedangkan pelanggaran mobil yaitu, tidak menggunakan safety belt sebanyak 1700 orang, menggunakan hp saat berkendara 883, melebihi muatan 511, melawan arus 209, berkendara di bawa umur 193 dan melebihi batas kecepatan 73 orang.
Setyo mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, pihak polri juga selalu hadir ditengah masyarakat demi menciptakan kondisi ketertiban, pelanggaran dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas
“Untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab kita bersama. Dan dibutuhkan dukungan semua pihak dan partisipasi semua komponen masyarakat, mari menjadi polisi bagi diri kita sendiri,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
